Kisah Anusapati Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi Nyawa Penguasa Tumapel

Minggu, 07 Juli 2024 - 07:26 WIB
loading...
A A A
Pada senja hari yang menentukan, ketika Ken Arok tengah bersantap di ruang makan istana, orang Batil itu menyelinap masuk. Dengan gerakan cepat dan tanpa suara, ia menikam Ken Arok dari belakang menggunakan keris Mpu Gandring. Ken Arok tersungkur di lantai, tewas seketika. Orang Batil itu segera kembali ke Anusapati untuk melaporkan keberhasilan misinya.

Namun, Anusapati telah merencanakan sesuatu yang lebih licik. Setelah memastikan bahwa Ken Arok benar-benar tewas, Anusapati membunuh orang Batil itu menggunakan keris yang sama. Dengan tindakan ini, ia memastikan tidak ada saksi yang bisa mengungkap keterlibatannya dalam pembunuhan tersebut. Ia kemudian mengumumkan kepada rakyat Tumapel bahwa ia telah menghukum mati pembunuh ayah tirinya, Ken Arok, untuk menegakkan keadilan.

Kematian Ken Arok terjadi pada hari Kamis Pon, Minggu Landhep, tahun Saka 1170 atau 1247 Masehi (Serat Pararaton) atau 1227 (Kakawin Nagarakretagama). Dengan kematian Ken Arok, Anusapati naik tahta dan memerintah Tumapel dengan gelar Bhatara Anusapati. Pemerintahannya menandai awal baru bagi Tumapel, yang kelak menjadi cikal bakal kota Malang.

Kisah ini menggambarkan betapa kuatnya rasa dendam dan bagaimana ambisi untuk mendapatkan keadilan bisa mendorong seseorang untuk melakukan tindakan ekstrem. Anusapati, meskipun berhasil membalas kematian ayah kandungnya, hidup dalam bayang-bayang pengkhianatan dan kekerasan, meninggalkan jejak sejarah yang kelam di kerajaan Tumapel.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Rekomendasi
Pakar: Penetapan Tersangka...
Pakar: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bukti Profesionalisme Kejagung
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Berita Terkini
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved