Banjir Rob Rendam 1.800 Rumah Nelayan di Karawang, 4.500 Jiwa Terdampak

Sabtu, 06 Juli 2024 - 10:43 WIB
loading...
Banjir Rob Rendam 1.800...
Ribuan warga Desa Cemara Jaya, Kecamatan Cibuaya harus mengungsi karena terjadi banjir Rob laut utara, Sabtu (6/7/24). Foto: SINDOnews/Nilakusuma
A A A
KARAWANG - Ribuan warga Desa Cemara Jaya, Kecamatan Cibuaya harus mengungsi karena terjadi banjir rob laut utara, Sabtu (6/7/24) dini hari. 1.800 rumah tergenang air setinggi 50 cm dan 4.500 jiwa ikut terdampak hingga harus mengungsi.

Kepala Desa Cemara Jaya Kecamatan Cibuaya, Rudi Saniyaga mengatakan bajir rob diketahui menerjang desanya sejak Jumat (5/7) malam pukul 21.30 WIB. Awalnya warga dikejutkan dengan derasnya air laut masuk ke pemukiman warga.

Sebanyak 3 rumah warga langsung roboh karena tembok rumahnya hancur diterjang rob. “Warga sedang didalam rumah tiba-tiba ada air laut masuk kedalam rumah dengan deras. Kemudian banjir menggenangi setiap rumah setinggi 50 cm,” kata Rudi, Sabtu (6/7/24).

Baca Juga: Ratusan Rumah Warga Tenggelam, Tinggi Air Banjir Karawang Lampaui Atap

Jumlah penduduk Desa Cemara Jaya sebanyak 4.500 jiwa dengan 1.800 rumah sudah terendam air laut. Pihka desa kemudian mengambil langkah meminta warga untuk mengungsi ke kantor desa dan rumah warga yang aman dari rob.

“Sebagain mengungsi di kantor desa sebagian lagi di rumah-rumah tetangga desa,” ucapnya.



Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Mahfudin membenarkan kejadian tersebut. Pihak BPBD sudah diterjunkan ke lokasi sambil membawa karung-karung yang nantinya diisi pasir untuk menahan terjangan air laut.

“Warga disana meminta karung sebanyak-banyaknya. Kita sudah kirim pagi ini karung yang dibutuhkan,” kata Mahfudin.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
Pembudidaya Ikan Bioflok...
Pembudidaya Ikan Bioflok Karawang Sukses Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem...
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia
BPBD DKI: 26 RT di Jakarta...
BPBD DKI: 26 RT di Jakarta Timur Masih Teredam Banjir Pagi Ini
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Momen Prabowo Ikut Tarik...
Momen Prabowo Ikut Tarik Jaring Bersama Nelayan Tambak Saat Panen Raya Udang di Kebumen
HNSI Apresiasi Komitmen...
HNSI Apresiasi Komitmen Prabowo Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Rekomendasi
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Berita Terkini
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved