Marten Taha dan Ryan Kono Resmi Pimpin Kota Gorontalo

Minggu, 02 Juni 2019 - 23:03 WIB
Marten Taha dan Ryan...
Marten Taha dan Ryan Kono Resmi Pimpin Kota Gorontalo
A A A
GORONTALO - Marten Taha dan Ryan F Kono resmi dilantik, sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo periode 2019-2024, di rumah jabatan Gubernur Gorontalo.

Dihadapan ribuan undangan dan Gubernur Gorontalo, keduanya resmi dilantik dan diambil sumpah jabatan. "Marten dan Ryan bisa membawa Kota Gorontalo ke depan dan jangan lupa untuk segera mempersiapkan RPJMD minimal 6 bulan ke depan," ujar Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam sambutannya, Minggu (2/6/2019).

Berkaitan dengan itu Wali Kota Gorontalo Marten Taha jelaskan bahwa pada periode pertama dirinya menyerahkan RPJMD Kota Gorontalo ke DPRD, empat bulan pascadilantik. Pada periode kedua, Marten Taha dan Ryan F Kono menargetkan akan menyerahkan RPJMD Kota Gorontalo ke DPRD paling lambat tiga bulan pascadilantik.

"Karena program ini berkesinambungan, maka tinggal perbaikan di dalam segmen tertentu, seperti peningkatan di masaalah infrastruktur perkotaan, yang sudah disinggung oleh Guberur Gorontalo," ujar Marten.

Berbicara infrastruktur, kata Marten itu adalah program yang sangat penting dan membutuhkan biaya yang mahal. Maka dari itu, pihaknya harus mengombinasikan pembiayaan baik dari APBN, APBD Provinsi dan APBD Kota, sesuai dengan kelas dan status jalan maupun ruas-ruas drainase yang ada di kota.

"100 hari kerja ini tentunya kami menyusun kebijakan dan program, yang bersinergi dengan program baik itu Pemerintah Pusat dan Provinsi. Kami juga sudah mempelajari visi misi Pemerintah Pusat dan Provinsi Gorontalo. RPJMD Kota Gorontalo itu, harus bersinergi dengan RPJMN dan RPJMD Provinsi Gorontalo," terang Marten.

Ini yang akan dikombinasikan oleh Pemerintah Kota Gorontalo ke depan, baik itu dari sisi kebijakan dan program kegiatan, hingga biaya. "Kalau actionnya, tentu akan memantapkan program pendidikan dan kesehatan," katanya.

Pada bidang kesehatan Kota Gorontalo sebelumnya sudah menuntaskan dan mencapai UHC, dan ini akan di permantap pada bulan pertama kerja. "Jadi kami merancang, untuk 100 hari kerja itu kami ingin program yang ada di Kartu Sejahtera Plus, langsung dirasakan oleh masyarakat," ungkap Marten.

Disisi lain Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, juga menginginkan Marten menjadi Gubernur di masa akan datang. Karena menurut Gubernur, antara dirinya dengan Marten memiliki kesamaan dalam rekam jejak karir.

"Marten adalah sosok pemimpin yang hampir paripurna, ketika beliau jadi Gubernur baru saya katakan paripurna. Insyaallah tahun berikut beliau jadi Gubernur, Amin," ucap Rusli sembari mengaminkan doanya.

Sebelumnya, Marten Taha adalah Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara, ketika Gorontalo dan Sulut berpisah dalam pemekaran, Marten pun memilih ke Gorontalo dan terpilih sebagai Ketua DPRD Provinsi Gorontalo pertama kali.

Rusli mengatakan, dibalik kesuksesan Marten saat itu, ada sosoknya yang menjadi tim suksesnya Marten sehingga Marten terpilih. Demikian pula pada tahun 2014 saat Marten maju sebagai calon Wali Kota Gorontalo, dengan didampingi Budi Doku.

Kata Rusli, tetap dirinya yang menjadi tim suksesnya Marten kala itu. Sampai dengan sekarang Marten terpilih pada periode ke dua, sebagai Wali Kota Gorontalo, bukan lain adalah bagian dari perjuangan Rusli.

Kata belum paripurna yang dikatakan Rusli ditujukan kepada Marten, ternyata merupakan indikator yang dimiliki Rusli. Yakni, sebelumnya sebagai enterpreneur kemudian terpilih sebagai Bupati dan sekarang menjabat Gubernur dua periode.

Marten adalah sosok yang bisa menyamai rekor Rusli, bahkan bisa menggantikan Rusli ketika sudah purna jabatan. Karena menurut Rusli, rekam jejak Marten hampir mirip seperti dirinya.

"Marten belum paripurna, merupakan indikator yang terjadi pada diri saya. Kalau dulu entrepreneur, kemudian jadi bupati dan sekarang menjadi gubernur. Artinya saya memberikan spirit kepada Pak Marten, dua periode jadi Wali Kota," ungkap Rusli.

"Bisa jadi Marten menjadi calon dari Golkar. Apalagi lebih dari Gubernur, akan mejadi lebih paripurna. Ada kriteria khusus calon Gubernur Gorontalo, dan Marten sudah memenuhi kriteria itu. Namun untuk mejadi gubernur yang dicalonkan Golkar, harus selesai periode kedua dan pekerjaan rumah yang saya sampaikan tadi," timpal Rusli.
(alf)
Berita Terkait
Kesadaran Akan Protokol...
Kesadaran Akan Protokol Kesehatan, Mulai Mengakar di Masyarakat
Pembangunan New Pasar...
Pembangunan New Pasar Sentral Kota Gorontalo Terus Dikebut
Pengembangan Destinasi...
Pengembangan Destinasi Wisata di Kabupaten Gorontalo Didukung Kemenpar
Tokyo Gas dan Hanwa...
Tokyo Gas dan Hanwa Beli Wood Pellet Produksi PT BJA Gorontalo
Sekda Kota Gorontalo...
Sekda Kota Gorontalo Apresiasi Program NKRI Peduli Provinsi Gorontalo
Rayakan HUT ke-293 Kota...
Rayakan HUT ke-293 Kota Gorontalo, Wakil Wali Kota Ryan Kono Paparkan Perkembangan Kota Gorontalo
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
3 jam yang lalu
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
6 jam yang lalu
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
7 jam yang lalu
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
8 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
9 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved