Hasil Autopsi, Kematian Afif Maulana Akibat Tulang Iga Menusuk Paru-paru

Minggu, 30 Juni 2024 - 20:55 WIB
loading...
Hasil Autopsi, Kematian...
Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Pol Suharyono menjelaskan hasil autopsi kematian Afif Maulana (13) di Mapolda Sumbar, Minggu (30/6/2024). Foto/Rus Akbar
A A A
PADANG - Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Pol Suharyono mengatakan, hasil autopsi Afif Maulana (13) yang ditemukan mengambang di sungai tepat di bawah jembatan Kuranji Kota Padang, akibat tulang iga menusuk paru-paru.

“Ada patah tulang punggung bagian iga kiri belakang sebanyak 6 yang patah. Kemudian dari patahan itu menusuk paru-parunya sebelah kiri robek 11 centimeter. Itu penyebab kematiannya,” ungkap Kapolda Sumbar , Minggu (30/6/2024).

Kemudian dari visum luar ditemukan lecet-lecet dan luka memar pada tubuh, karena motornya jatuh. Kemudian setelah jatuhnya Afif Maulana didugaan melompat dari jembatan ke sungai.

Baca juga; Hasil Visum 6 Tulang Rusuk Afif Maulana Patah, Ini Kata Kapolda Sumbar

“Kemudian ada lebam, jadi yang disampaikan pihak tertentu adalah lebam, itu lebam mayat. Lebam mayat muncul karena 9 jam sejak korban jatuh ke sungai sampai ditemukan pukul 11.55 WIB,” ujar Kapolda.

Irjen Pol Suharyono menjelaskan, berdasarkan keterangan ahli forensik dari polisi dan dokter umum lebam mayat itu bisa terjadi kalau sudah 9 jam setelah kematian korban. “Keterangan itu sudah didengar dari berbagai lembaga kemarin,” terangnya.

Kapolda menambahkan, sebelum Afif melompat ke sungai sekitar pukul 21.30 WIB menghubungi Aditya (17) menanyakan apakah akan ada tawuran. Kemudian Aditia menjawab belum dapat info dan meminta Afif Maulana datang ke rumahnya.

“Saat di rumahnya Aditia, Afif Maulana ini sudah diperingatkan agar tidak usah ikut, tapi memaksakan ikut. Ada percakapan-percakapan pada pukul 10 malam, mulai pukul 21.30 WIB sampai 22.30 WIB, mereka berencana bertemu untuk mempersiapkan ikut itu (tawuran),” beber Kapolda.

Baca juga; Kapolda Sumbar Tegaskan 17 Polisi Langgar Prosedur Tak Terkait Kasus Kematian Afif Maulana

Kemudian mereka mendapat informasi akan ada tawuran dan menuju jembatan Kuranji, Aditya membonceng Afif Maulana menggunakan motor. Kemudian di lokasi sudah ada polisi yang untuk mencegah aksi tawuran, menendang motor Aditya hingga terjatuh.

Setelah itu Aditya berusaha mencari ponselnya yang jatuh dan Afif mengajak melompat ke sungai, namun ditolak Aditya. Proses itu terjadi cepat dan keduanya langsung terpisah.

“Upaya mengajak sudah jelas, upaya mau melompat sudah jelas, upaya ditolak ajakan itu sudah jelas. Namun, hanya satu tidak ada saksi melihat kapan dia (Afif) meloncat, kapan dia mengimplementasikan niatnya itu, kapan dia merealisasikan ajakan itu,” tutur Kapolda.

Kapolda menambahkan, waktu percakapan begitu cepat dan jangan membayangkan saat santai-santai, tapi dalam keadaan panik dikejar polisi bahkan dalam jumlah banyak. “Ini peristiwa di atas jembatan Kuranji,” katanya.

Baca juga; Demo di Mapolda Sumbar, Jaringan Pembela HAM Kecam Dugaan Penyiksaan Afif Maulana

Irjen Suharyono menambahkan, saat Tim Sweper kepolisian itu datang, sebenarnya Aditia itu, sedang sibuk mencari ponselnya yang hilang. Dalam hitungan detik dia menengok ke kanan, Tim Sweper sudah memegang lehernya. Saat tim kedua datang datang, Afif sudah tidak ada lagi di lokasi.

“Sudah saya periksa, saat ditanya Adit menyampaikan kepada polisi itu, pak teman saya tadi meloncat. Polisi menjawab tidak mungkin dan tidak percaya, ini bicara fakta bukan asumsi. Ketika saya tanya kepada polisi itu, kenapa kamu jawab tidak mungkin, jawab polisi karena tinggi,” ujarnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Jakarta Siapkan 24.000...
Jakarta Siapkan 24.000 CCTV Terintegrasi, Begal dan Tawuran Jadi Target Pengawasan
Pramono Mau Bangun Ring...
Pramono Mau Bangun Ring Tinju di Kampung Melayu, Tawuran Diklaim Menurun
Marak Risiko Aktivitas...
Marak Risiko Aktivitas Digital, HGI dan Polda Sumbar Gelar Literasi Digital
Profil Irjen Pol Djati...
Profil Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, Teman Seangkatan Kapolri yang Ditunjuk Menjadi Kapolda Sumbar
Kemendukbangga Terus...
Kemendukbangga Terus Upaya Cegah Tawuran, Libatkan Keluarga hingga Komunitas
Cerita Pilu Ayah Bripda...
Cerita Pilu Ayah Bripda Dirja yang Tewas Dianiaya Senior
Rekomendasi
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Infografis
Hasil Drawing Piala...
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bentrok dengan Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved