Atasi Masalah Sampah di Bandung Raya, Jabar Bangun TPPAS Legoknangka

Sabtu, 29 Juni 2024 - 14:27 WIB
loading...
A A A
"Nanti akan membuat Bandung ini lebih bersih lagi dan orang makin banyak datang ke Bandung karena tadi Kereta Cepat diinformasikan itu memberikan sampai kemarin weekend 22.300 penumpang dan rata-rata sehari sekarang di atas 10.000-an," katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar, Prima Mayaningtyas mengatakan, kehadiran PT PII sendiri sebagai penjamin infrastruktur dalam kerja sama antara Pemprov Jabar dan PT JES.

"Kalau ada sesuatu yang terjadi di antara kedua belah pihak, maka dijamin oleh PT PII yang nantinya pastinya akan dikembalikan. Contoh keterlambatan pembayaran nanti akan dibayar dulu oleh PT PII nanti baru pemprov bayar kesana, dan baru kabupaten/kota bayar ke kita," ucap Prima.

Prima mengatakan, Pemprov Jabar akan langsung melakukan proses pembangunan infrastrukur TPPAS Legoknangka usai adanya penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut.

"Target pelaksanaan sih kalau di timeline kita itu di tahun 2029 awal, makanya Sarimukti itu kita harus bener-bener memanfaatkan, nanti perluasan ini baru di sekitar akhir tahun. Mudah-mudahan sebelum habisnya Sarimukti bisa digunakan sampai menunggu ini, nah itu target kita sih," tuturnya.

Prima mengatakan, dalam proyek tersebut total nilai investasi sebesar Rp4 triliun, Pemprov Jabar akan mendapatkan Viability Gap Fund (VGF) sekitar Rp1,3 Triliun.

Sementara untuk Badan Unit Pelaksana (BUP), Prima meyebut akan mendapatkan sekitar 13,5 sen Dollar/Kwh dari penjualan listrik yang dihasilkan dari Legok Nangka.

"Nah itu 13,5 sen nanti kita lihat PJBL-nya bisa beli berapa karena dia harus liat bahan bakar (sampah) dia akan access dan dia harus bisa menjaga stabilitas si panasnya itu karena listriknya kan ga bisa naik/turun harus stabil," katanya.

Oleh karena itu, Prima berharap proses pembangunan TPPAS Legoknangka yang telah tertunda selama 22 tahun ini dapat segera terlaksana dengan baik dan lancar.

"Jadi diproses bisnis sampah ini memang tidak mudah dan tidak murah, tapi demand teknologi ini, semakin canggih teknologinya. Ini tekhnologinya saya sudah liat, Alhamdulillah banget bagaimana teknologi di Jepang itu jauh banget kualitasnya, dan itu lah kalau mau bagus seperti ini barang tentu konsekuensinya perlu harga yang mahal juga," tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UMB Bangun Sistem Pengelolaan...
UMB Bangun Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Kelor Tangerang
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
PSEL Bali Dinilai Strategis...
PSEL Bali Dinilai Strategis Kendalikan Sampah dan Emisi
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Prabowo Ingatkan Penanganan...
Prabowo Ingatkan Penanganan Sampah Tak Bisa Gunakan Cara-cara Lama
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Rekomendasi
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Bulan Safar : Bulan Penuh Kebaikan, Bukan Kesialan
FIFA Selidiki Spanduk...
FIFA Selidiki Spanduk Kontroversial Argentina soal Kepulauan Falkland
Berita Terkini
Marak Kepala Daerah...
Marak Kepala Daerah Terjerat OTT, Mendagri Dorong Pembatasan Biaya Kampanye
Prabowo: Pemimpin Indonesia...
Prabowo: Pemimpin Indonesia Bukan Pemimpin yang Bodoh, Naif, ataupun Penakut
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Infografis
6 Harimau Malaya Mati...
6 Harimau Malaya Mati dalam Kecelakaan di Jalan Raya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved