3 Pilar Genjot NTB Bebas Corona, Mataram Nyaris Tak Ada Zona Merah
Jum'at, 21 Agustus 2020 - 22:14 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya 3 Pilar Kelurahan Bintaro, Sekda kabupaten Lombok Timur juga mendapatkan penghargaan serupa. "Kami, menilai Sekda kabupaten Lombok Timur sangat proaktif dalam pencegahan dan penanganan COVID-19 dan tertib administrasi terbaik dalam sistem pelaporan tingkat Provinsi NTB," katanya.
![3 Pilar Genjot NTB Bebas Corona, Mataram Nyaris Tak Ada Zona Merah]()
Penghargaan itu diberikan saat menggelar Apel Implementasi Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 di Lapangan Gajah Mada Polda NTB pagi tadi. Apel dipimpin Gubernur NTB Zulkieflimansyah,Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal dan Danrem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.
"Dalam apel, kami melakukan pemeriksaan dan pengecekan pasukan 3 Pilar se-Kota Mataram dan se-Kabupaten Lombok Barat, sekaligus anev fluktuasi angka sebaran COVID-19 dari tingkat desa/kelurahan sampai dengan tingkat kecamatan. Kami juga melepas patroli show of force kendaraan dinas Polda NTB, Korem 162/WB dan Pemprov NTB yang sudah di-branding stiker bertulisab Patroli Cegah COVID-19," tutur Iqbal. (BACA JUGA: DPR Pertanyakan Standar Ganda BPOM Terhadap Obat Buatan Unair)
Sementara itu Lurah Bintaro Ibu Emi menjelaskan ada 6.000 kepala keluarga (KK) di wilayahnya. Sejak pemerintah mengatakan masker kain mampu mencegah penularan COVID-19, dirinya memberdayakan warga yang berprofesi sebagai penjahit untuk memproduksi masker kain.
"Apalagi pertengahan bulan Juni lalu pak Kapolda melaunching program Lomba Kampung Sehat NTB, kami sangat senang karena mendapat semangat baru mengajak warga untuk merebut juara dalam program tersebut," tutur Emi.
Emi menuturkan 3 pilar semakin mudah mengajak masyarakat sadar pentingnya protokol kesehatan karena warga merasa termotivasi untuk hidup lebih sehat. Bahkan Emi menerapkan aturan tegas bagi warga yang tak mengenakan masker di kantor pelayanan, tak akan dilayani.

Penghargaan itu diberikan saat menggelar Apel Implementasi Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 di Lapangan Gajah Mada Polda NTB pagi tadi. Apel dipimpin Gubernur NTB Zulkieflimansyah,Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal dan Danrem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.
"Dalam apel, kami melakukan pemeriksaan dan pengecekan pasukan 3 Pilar se-Kota Mataram dan se-Kabupaten Lombok Barat, sekaligus anev fluktuasi angka sebaran COVID-19 dari tingkat desa/kelurahan sampai dengan tingkat kecamatan. Kami juga melepas patroli show of force kendaraan dinas Polda NTB, Korem 162/WB dan Pemprov NTB yang sudah di-branding stiker bertulisab Patroli Cegah COVID-19," tutur Iqbal. (BACA JUGA: DPR Pertanyakan Standar Ganda BPOM Terhadap Obat Buatan Unair)
Sementara itu Lurah Bintaro Ibu Emi menjelaskan ada 6.000 kepala keluarga (KK) di wilayahnya. Sejak pemerintah mengatakan masker kain mampu mencegah penularan COVID-19, dirinya memberdayakan warga yang berprofesi sebagai penjahit untuk memproduksi masker kain.
"Apalagi pertengahan bulan Juni lalu pak Kapolda melaunching program Lomba Kampung Sehat NTB, kami sangat senang karena mendapat semangat baru mengajak warga untuk merebut juara dalam program tersebut," tutur Emi.
Emi menuturkan 3 pilar semakin mudah mengajak masyarakat sadar pentingnya protokol kesehatan karena warga merasa termotivasi untuk hidup lebih sehat. Bahkan Emi menerapkan aturan tegas bagi warga yang tak mengenakan masker di kantor pelayanan, tak akan dilayani.
Lihat Juga :