Aktivitas Gunung Marapi di Sumbar Meningkat, Status Level III Siaga

Senin, 24 Juni 2024 - 12:14 WIB
loading...
Aktivitas Gunung Marapi...
Status Gunung Marapi di Sumatera Barat masih tetap di level siaga atau level III, belum ada tanda-tanda penurunan. Foto/PVMBG
A A A
PADANG - Hasil evaluasi Badan Geologi, Kementerian ESDMperiode 16sampai22 Juni 2024, memutuskan status Gunung Marapi di Sumatera Barat masih tetap di level siaga atau level III, belum ada tanda-tanda penurunan.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Hendra Gunawan, pengamatan secara visual Gunung Marapi mengeluarkan asap kawah utama berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga tebal dan tinggi sekitar 150-500 meter.

“Terjadi erupsi dengan tinggi kolom abu teramati 300-500 meter di atas puncak berwarna putih hingga kelabu,” kata Hendra dalam keterangannya, Senin (24/6/2024).

Baca Juga: Status Gunung Marapi Sumbar Naik Jadi Siaga

Begitu juga pengamatan instrumental, Hendra Gunawan menyampaikan, data kegempaandidominasi oleh gempahembusan.Dari 16 sampai 22 Juni 2024 telahterekam 4 kali gempaerupsiatau letusan, 27 kali gempahembusan.

Kemudian satukali gempatornillo,satukali gempalowfrequency,satukali gempavulkanikdangkal,tigakali gempavulkanikdalam, 13 kali gempatektoniklokal, 17 kali gempatektonikjauh, dantremormenerus dengan amplitudo 0,5-2 mm (dominan 1 mm).

Data grafik tiltmeter Stasiun Batu Palano berlanjut menurun (deflasi) baik pada sumbu tangensial maupun radial. Saat ini kondisi Gunung Marapi, sejakdinaikkan dari Level (Waspada) menjadi Level III (Siaga) terhitung sejak tanggal 9 Januari 2024 pukul 18.00 WIB.

Baca Juga: Erupsi Gunung Marapi Terus Berlanjut, Status Siaga Diperpanjang Sebulan

Selanjutnya usai erupsi utama 3 Desember 2023, erupsi-erupsi masih terjadi secara tidak kontinyu.Perkembangan aktivitasGunung Marapisampai 23 Juni 2024,satu minggu terakhir tinggi hembusan asap dan kolom abu letusan maksimum 500 meter di atas puncak.

“Gempaletusan terekam sebanyak 0-2 kali per hari, sedangkan gempa Hembusan terekam 0-12 kali per hari. Kejadian gempa-gempa permukaan ini masih berlanjut menurun sejak 10 Juni 2024,” katanya.

Sementara gempa-gempa yang berkaitan dengan tekanan dan pasokan magma dari kedalaman terutama gempavulkanikdalam dandangkal terekam rendah dan cenderung menurun bila dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

“Gempatektoniklokal di sekitargunungmasih terekam dengan jumlah harian yang fluktuatif. Energi seismik yang tercermin dari RSAM (Real-time Seismic Amplitude Measurement) berfluktuasi di sekitarbasefine, dantremormenerus masih terekam,” ujarnya.

Sedangkan grafik deformasi tiltmeter cenderung menunjukkan deflasi (pengempisan) pada tubuh gunungapi. Laju emisi (fluks) gas SO2Gunung Marapidari satelitsentinel yang berkaitan dengan pasokan magma tergolong rendah dan berfluktuasi di bawah 300 tonperhari.

Berdasarkan evaluasi data-data pemantauan di atas, secara umum aktivitasGunungMarapi cenderung menunjukkan penurunan. Namun demikian aktivitasnya dapat berfluktuasi dan belum stabil secara konsisten, sehingga erupsi masih dapat berpotensi terjadi.

Sementara potensi ancamanyang dapat terjadi adalah, jika pasokan magma dari kedalaman berlangsung kembali dan cenderung meningkat maka erupsi dapat terjadi dengan energi yang lebih besar dengan potensiatauancaman bahaya dari lontaran material vulkanik.

Material erupsi yang jatuh, kata Hendra, bisaterendapkan di bagian puncak dan lerenggunung yangdapat menjadi Iahar saat bercampur dengan air hujan.Oleh karena itu terdapat potensi bahaya aliran banjir lahar pada lembah aliran sungai berhulu di bagian puncakgunung.

Kemudian akan terdapat potensi bahaya dari gas-gas vulkanik beracun seperti gas CO2, CO, SO2, dan H2S di area kawahgunung api tersebut. Dengan kondisi itu, merekomendasikan masyarakat dan pendaki atau pengunjung tidak melakukan kegiatan radius 4,5 kilometer.

Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta menggunakan perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Luncurkan 1.300 Meter Abu Vulkanik
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Malam Ini, Luncurkan Kolom Abu 2.000 Meter
Waspada, Gunung Dukono...
Waspada, Gunung Dukono Alami Erupsi Sore Ini
Penyedia Jasa Open Trip...
Penyedia Jasa Open Trip Ditetapkan Jadi Tersangka terkait Tewasnya 3 Pendaki Gunung Dukono Imbas Erupsi
Lagi, Abu Janda Diadukan...
Lagi, Abu Janda Diadukan ke Bareskrim soal Pernyataan Sumbar Intoleran dan Barbar
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
Singapura Sampaikan...
Singapura Sampaikan Terima Kasih ke Indonesia Atas Operasi SAR di Gunung Dukono
Rekomendasi
Cek Hasil Seleksi Sekolah...
Cek Hasil Seleksi Sekolah Maung 2026 Hari Ini, Simak Jadwal SPMB Jabar Selanjutnya
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Berita Terkini
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Infografis
Prediksi 5 Negara yang...
Prediksi 5 Negara yang Tidak Akan Terlibat di Perang Dunia III
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved