Wujudkan Tulungagung Gumilang, Srikandi Ini Siap Bangun Wilayah Pesisir
Sabtu, 22 Juni 2024 - 20:25 WIB
loading...
Muji Rahayu bertemu dengan Kepala Desa Rejosari, Sudikan untuk menampung keinginan masyarakat dan membangun pesisir pantai selatan Tulungagung. Foto/Ist
A
A
A
TULUNGAGUNG - Upaya meningkatkan pembangunan di sektor sumber daya alam (SDA) dan pariwisata di pesisir Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur terus dilakukan guna menyejahterakan masyarakat.
Di antaranya tempat pelelangan ikan (TPI) Pantai Sine, Tulungagung yang kondisi dan fasilitasnya masih kurang mendukung nelayan dalam menjual hasil tangkapan.
Baca juga: Polbangtan Bangun Ekosistem Kewirausahaan Petani Milenial Tulungagung
"Saya melihat para nelayan kesulitan untuk mendapatkan es batu. Mereka harus mendatangkan dari wilayah Kota Tulungagung yang jaraknya berpuluh kilometer, dengan kondisi jalan yang rusak dan belum cukup penerangan," kata Muji Rahayu, pengusaha wanita asal Tulungagung di bidang kelautan, pariwisata, dan pendidikan kepada wartawan, Sabtu (22/6/2024).
Selain itu juga tidak tersedianya cold storage guna menampung ikan-ikan hasil tangkapan nelayan menjadi kendala yang terjadi sekarang ini.
Menurutnya, kekayaan laut Tulungagung yang berhadapan dengan Samudera Hindia dan Laut Australia memiliki potensi yang sangat luar biasa, selain keindahan pantainya yang dilalui jalur lintas Selatan.
"Di tengah kondisi rakyat Indonesia yang sangat membutuhkan protein guna mengatasi stunting, potensi kekayaan ini tentunya harus dimanfaatkan secara optimal," ujarnya.
Baca juga: Penampakan Keindahan Danau Ranu Gumbolo Tulungagung Berganti Rumput Gajah
Di antaranya tempat pelelangan ikan (TPI) Pantai Sine, Tulungagung yang kondisi dan fasilitasnya masih kurang mendukung nelayan dalam menjual hasil tangkapan.
Baca juga: Polbangtan Bangun Ekosistem Kewirausahaan Petani Milenial Tulungagung
"Saya melihat para nelayan kesulitan untuk mendapatkan es batu. Mereka harus mendatangkan dari wilayah Kota Tulungagung yang jaraknya berpuluh kilometer, dengan kondisi jalan yang rusak dan belum cukup penerangan," kata Muji Rahayu, pengusaha wanita asal Tulungagung di bidang kelautan, pariwisata, dan pendidikan kepada wartawan, Sabtu (22/6/2024).
Selain itu juga tidak tersedianya cold storage guna menampung ikan-ikan hasil tangkapan nelayan menjadi kendala yang terjadi sekarang ini.
Menurutnya, kekayaan laut Tulungagung yang berhadapan dengan Samudera Hindia dan Laut Australia memiliki potensi yang sangat luar biasa, selain keindahan pantainya yang dilalui jalur lintas Selatan.
"Di tengah kondisi rakyat Indonesia yang sangat membutuhkan protein guna mengatasi stunting, potensi kekayaan ini tentunya harus dimanfaatkan secara optimal," ujarnya.
Baca juga: Penampakan Keindahan Danau Ranu Gumbolo Tulungagung Berganti Rumput Gajah
Lihat Juga :