Ketiadaan Armada Maritim Bikin Mataram Gagal Kuasai Pesisir Timur Jawa

Jum'at, 21 Juni 2024 - 07:38 WIB
loading...
Ketiadaan Armada Maritim...
Kerajaan Mataram kuat dan besar tapi tak miliki armada maritim yang kuat. Foto/Ilustrasi
A A A
Panembahan Senopati berhasil meluaskan wilayah kekuasaannya hingga ke beberapa wilayah di timur Pulau Jawa. Wilayah Madiun, Kediri, Ponorogo, hingga Pasuruan berhasil dikuasai Kerajaan Mataram.

Tetapi Panembahan Senopati gagal menaklukkan beberapa wilayah di pesisir Jawa mulai dari Blambangan, Panarukan, dan pulau di sebelah timur Jawa. Lalu wilayah bagian pesisir utara Jawa seperti Rembang, Pati, Demak dan Pekalongan berhasil ditundukkan oleh Mataram.

Awalnya, Pati bersama Demak juga melakukan perlawanan terhadap Mataram. Bahkan tentara mereka sempat mendekati Mataram. Tetapi pada akhirnya Pati dan Demak berhasil ditaklukkan oleh Panembahan Senopati dengan pasukan kudanya.

Baca Juga: Amukan Gunung Kelud Lenyapkan Bangunan Megah Keraton Majapahit

Dengan ketangkasan Panembahan Senopati menjalankan roda kekuasaan Mataram ini, Mataram kemudian menjadi kerajaan yang besar meski sejumlah wilayah masih ada yang merdeka dari Mataram.

Sebagaimana dikutip dari "Tuah Bumi Mataram: Dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II", menariknya meski berhasil menguasai beberapa wilayah di Jawa, tapi wilayah-wilayah yang ada merupakan wilayah pedalaman alias bukan di perbatasan dengan lautan.

Memang Kesultanan Mataram era Panembahan Senopati masih belum memiliki armada maritim alias armada lautnya. Persoalan itu memang belum berubah, dimana masih berada pada kerajaan agraris belum menjadi kerajaan maritim.

Padahal saat itu kekuatan maritim merupakan hal utama yang lebih dibutuhkan di dalam memperkuat kekuasaannya, hal itu dibuktikan sejak Majapahit abad 14. Hingga akhir hayatnya, Panembahan Senopati hanya menyibukkan diri untuk menaklukkan wilayah-wilayah pedalaman.

Baca Juga: Dongeng Situ Bagendit, Cerita Rakyat Jabar Mengisahkan Janda Kaya Sombong dan Kikir

Hingga Panembahan Senopati wafat pada 1601, Kerajaan Mataram ditinggalkan dalam keadaan kuat, baik dari sisi pertahanan hingga kekuatan militernya. Namun, masih lemahnya kekuatan maritim, maka dunia perdagangan di awal abad 17 itu masih dikuasai kekuatan asing.

Di masa itu, perdagangan rempah-rempah di Maluku masih dikuasai Portugis. Orang Eropa mulai melakukan kolonialisme di bumi Indonesia, salah satu faktor paling utama adalah karena dipicu kurangnya bahan-bahan mentah, terutama rempah- rempah, di negara para kolonialis itu.

Kurangnya bahan - bahan mentah di negara-negara penjajah, menjelaskan kenapa kaum kolonialis itu berusaha mencari dan berburu keberuntungan dan mengais rezeki ke negara-negara lain, termasuk ke Indonesia yang kaya sumber daya alamnya.

Ketiadaan armada maritim itu juga konon membuat Mataram kesulitan bertempur di laut. Hal itulah yang membuat Mataram sulit mengalahkan beberapa wilayah pesisir di Jawa bagian timur, mulai dari Panarukan hingga Blambangan.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Pemkot Bontang Buka...
Pemkot Bontang Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Ingin Nelayan Sejahtera,...
Ingin Nelayan Sejahtera, Prabowo: Bukan Kapal Asing yang Ambil Ikan di Laut Kita
Menteri UMKM dan PNM...
Menteri UMKM dan PNM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pulau Rinca
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
BKI Gelar Sidang KOMTEK,...
BKI Gelar Sidang KOMTEK, Pastikan Aturan Klasifikasi Relevan bagi Industri Maritim
Rekomendasi
Roberto Martinez: Tak...
Roberto Martinez: Tak Masuk Akal Tarik Ronaldo saat Portugal Butuh Gol
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Berita Terkini
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Puluhan Siswa SMAN 48...
Puluhan Siswa SMAN 48 Ikuti Pelatihan Pemantauan Cuaca Jakarta
Hotel Sultan Tercatat...
Hotel Sultan Tercatat sebagai Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset Ikuti PMK
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved