Ini Alasan Kuat Farhat Abbas Duga Iptu Rudiana Rekayasa Kasus Vina Cirebon

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:13 WIB
loading...
Ini Alasan Kuat Farhat...
Kuasa hukum Saka Tatal Farhat Abbas melaporkan Iptu Rudiana dengan dugaan membuat rekayasa kasus pembunuhan Vina dan Eky pada 2016 silam. Foto: iNews TV/Miftahudin
A A A
CIREBON - Farhat Abbas, Kuasa hukum mantan terpidana kasus Vina Cirebon, Saka Tatal melaporkan Iptu Rudiana dengan dugaan membuat rekayasa kasus pembunuhan yang menimpa Vina dan Eky pada 2016 silam.

Bahkan, dia membeberkan bukti-bukti dan fakta dugaan rekayasa kasus oleh Iptu Rudiana terkait kematian Vina dan Eky pada 2016 silam. Guna memperkuat laporannya tersebut, kuasa hukum juga melaporkan ayahanda Eky ke Divisi Propam Mabes Polri.

Berdasarkan nomor surat pengaduan Divisi Propam Mabes Polri tertanggal 19 Juni 2024, penasehat hukum Farhat Abbas melaporkan Iptu Rudiana, yang menjabat sebagai Kapolsek Kapetakan, dengan tuduhan penyalahgunaan wewenang dan rekayasa kematian Eky dan Vina.

Baca Juga: Keluarga 4 Terpidana Kasus Vina Cirebon Diperiksa Ditreskrimum Polda Jabar

Farhat Abbas menyatakan siap membeberkan berbagai bukti dugaan rekayasa kasus kematian Eky dan Vina, termasuk perubahan kronologis peristiwa tersebut. “Kami siapkan bukti dan dugaan rekayasa kasus ini,” kata Farhat kepada wartawan, Rabu (19/6/2024).

Beberapa bukti yang akan diungkapkan antara lain, bukti pelaporanyang dilakukan Iptu Rudiana yang awalnya menyatakan kecelakaan menjadi penganiayaan dan pengeroyokan yang menyebabkan kematian.

Baca Juga: Kasus Vina Cirebon, Keluarga 4 Terpidana Diperiksa Polda Jabar Terkait Obstruction of Justice
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Warga Negara Korsel...
Warga Negara Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi, Diduga Dibunuh
Pria di Jakarta Barat...
Pria di Jakarta Barat Tewas Ditusuk, Kanit Reskrim: Awalnya Cekcok Mulut
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Datangi Polda Metro,...
Datangi Polda Metro, Farhat Abbas Ingin Lihat Langsung Roy Suryo Pakai Rompi Tahanan
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Rekomendasi
UEFA Murka! FIFA Dituding...
UEFA Murka! FIFA Dituding Rusak Integritas Piala Dunia
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved