Deklarasi KAMI Tuai Kritik dari Sejumlah Tokoh Muda di Jawa Tengah
Jum'at, 21 Agustus 2020 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
Senada dengan Khanif, Ketua Umum Badko HMI Jateng-DIY, Sahal Munir mengatakan jika tidak bisa membantu memulihkan keadaan, maka jangan memperburuk keadaan demi menyelamatkan Indonesia. "Jika KAMI didirikan hanya untuk merusak tatanan pemulihan masyarakat Indonesia yang sedang kerja bersama, lebih baik KAMI tidak dilahirkan." tandas Sahal.
Ungkapan kekecewaan yang sama terhadap aksi KAMI datang juga datang dari Koordinator Wilayah IV PP GMKI MB 2018-2020 Malfred Adi Lobo. "Seharusnya para elit memberikan teladan ketika membangun narasi dan nalar publik dalam kebebasan berekspresi bukan menonjolkan hasrat merebut kekuasaan saat deklarasi KAMI Jika hasrat ingin berkuasa yang lebih dominan apa yang dapat diharapkan rakyat dari para elit yang demikian." tukas Malfred
Begitu juga yang diungkapkan Ketua DPD IMM Jateng Badrun Nuri yang juga tidak sependapat dengan deklarasi KAMI terlebih ditengah kondisi COVID-19 ini. "Akan lebih baik jika kita terus berfokus saja pada penanganan Covid-19. termasuk mendukung upaya pemeritah dalam menaggulanginya." ucapnya.(Baca:Pemerintah Tak Perlu Khawatir Deklarasi KAMI, IPW Sebut di Era SBY Pernah Ada Gerakan Serupa)
Menyelamatkan Indonesia yang sedang dilanda corona bisa dengan berbagai langkah seperti menyediakan vaksin, mencegah perluasan dampak dengan menjaga jarak, mulai praktik pola hidup baru yang lebih sehat, hingga membantu masyarakat agar tetap berfikir tenang-positif dan berkarrya produktif. "Maka jika tidak bisa membantu memulihkan keadaan alangkah baiknya tidak memperburuk keadaan," tegasnya.
Ungkapan kekecewaan yang sama terhadap aksi KAMI datang juga datang dari Koordinator Wilayah IV PP GMKI MB 2018-2020 Malfred Adi Lobo. "Seharusnya para elit memberikan teladan ketika membangun narasi dan nalar publik dalam kebebasan berekspresi bukan menonjolkan hasrat merebut kekuasaan saat deklarasi KAMI Jika hasrat ingin berkuasa yang lebih dominan apa yang dapat diharapkan rakyat dari para elit yang demikian." tukas Malfred
Begitu juga yang diungkapkan Ketua DPD IMM Jateng Badrun Nuri yang juga tidak sependapat dengan deklarasi KAMI terlebih ditengah kondisi COVID-19 ini. "Akan lebih baik jika kita terus berfokus saja pada penanganan Covid-19. termasuk mendukung upaya pemeritah dalam menaggulanginya." ucapnya.(Baca:Pemerintah Tak Perlu Khawatir Deklarasi KAMI, IPW Sebut di Era SBY Pernah Ada Gerakan Serupa)
Menyelamatkan Indonesia yang sedang dilanda corona bisa dengan berbagai langkah seperti menyediakan vaksin, mencegah perluasan dampak dengan menjaga jarak, mulai praktik pola hidup baru yang lebih sehat, hingga membantu masyarakat agar tetap berfikir tenang-positif dan berkarrya produktif. "Maka jika tidak bisa membantu memulihkan keadaan alangkah baiknya tidak memperburuk keadaan," tegasnya.
(don)
Lihat Juga :