Kisah Pergantian Patih Majapahit Picu Gempa Bumi dan Gunung Kelud Erupsi
Selasa, 18 Juni 2024 - 05:52 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian Aria Tadah meminta mengundurkan diri dari jabatannya. Sebagai gantinya Aria Tadah meminta Raja Tribhuwana Tunggadewi mengangkat Gajah Mada yang telah punya pengalaman sebagai patih Daha, wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit selama tiga tahun.
Pengalaman itu dirasa Aria Tadah bahwa Gajah Mada mampu diserahi tugas baru yang lebih berat. Dari sanalah akhirnya sang raja mempertimbangkan saran dari Aria Tadah dengan menunjuk Gajah Mada sebagai patih amangkubhumi yang kosong.
Namun sebelum resmi jabatan patih amangkubhumi diisi Gajah Mada, ada suatu fenomena besar adanya gempa bumi yang mengguncang wilayah Kerajaan Majapahit. Konon Pararaton mengisahkan bahwa itu menjadi isyarat akan adanya perubahan besar di Kerajaan Majapahit.
Baca Juga: Kisah Hayam Wuruk, Raja Keempat Majapahit Lahir saat Gunung Kelud Meletus
Dimana dimaksudnya adalah penggantian Aria Tadah sebagai patih amangkubhumi dengan Gajah Mada. Pelantikan Gajah Mada sebagai patih amangkubhumi sendiri dilakukan secara resmi di Balaiurung.
Pengalaman itu dirasa Aria Tadah bahwa Gajah Mada mampu diserahi tugas baru yang lebih berat. Dari sanalah akhirnya sang raja mempertimbangkan saran dari Aria Tadah dengan menunjuk Gajah Mada sebagai patih amangkubhumi yang kosong.
Namun sebelum resmi jabatan patih amangkubhumi diisi Gajah Mada, ada suatu fenomena besar adanya gempa bumi yang mengguncang wilayah Kerajaan Majapahit. Konon Pararaton mengisahkan bahwa itu menjadi isyarat akan adanya perubahan besar di Kerajaan Majapahit.
Baca Juga: Kisah Hayam Wuruk, Raja Keempat Majapahit Lahir saat Gunung Kelud Meletus
Dimana dimaksudnya adalah penggantian Aria Tadah sebagai patih amangkubhumi dengan Gajah Mada. Pelantikan Gajah Mada sebagai patih amangkubhumi sendiri dilakukan secara resmi di Balaiurung.
Lihat Juga :