Hasil Visum Buktikan Rektor Nonaktif Universitas Pancasila Diduga Lakukan Pelecehan

Jum'at, 14 Juni 2024 - 17:12 WIB
loading...
Hasil Visum Buktikan...
Rektor nonaktif UP Edie Toet Hendratno diduga melakukan tindak pidana pelecehan. Ini berdasarkan hasil visum et repertum psikiatrikum (VeRP). Dengan begitu, polisi meningkatkan kasus menjadi penyidikan. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Rektor nonaktif Universitas Pancasila (UP) Edie Toet Hendratno diduga melakukan tindak pidana pelecehan. Ini berdasarkan hasil visum et repertum psikiatrikum (VeRP). Dengan begitu, polisi meningkatkan kasus menjadi penyidikan.

"Perkembangan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum rektor di sebuah universitas swasta bahwa perkaranya sudah ditingkatkan ke penyidikan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Jumat (14/6/2024).

Baca juga: Rektor UP Dinonaktifkan Gara-gara Tersandung Dugaan Pelecehan Seksual

Dia mengatakan, peningkatan status dari penyelidikan ke penyidikan dilakukan setelah pendalaman, pemeriksaan saksi-saksi, serta hasil visum et repertum psikiatrikum. Disebutkan bahwa hasil visum menyebutkan adanya dugaan tindak pidana pelecehan.

"Ada dugaan peristiwa pidana pelecehan sebagaimana yang dilaporkan. Jadi peristiwa yang dilaporkan itu setelah dilakukan pendalaman dalam proses penyelidikan maka dilakukan gelar perkara, lalu disimpulkan oh ini ada dugaan pidana," ungkap mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan itu.

Semua fakta yang ada dikumpulkan penyidik, kemudian dipadukan, dicari kecocokan. Setelah itu, ditemukan dugaan tindak pidana terhadap peristiwa yang dilaporkan sehingga sudah naik ke penyidikan.

"Beberapa waktu lalu, saksi-saksi diperiksa dalam tahap penyelidikan. Sekarang akan dilakukan pemeriksaan dalam tahap penyidikan," katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Pengacara Ungkap Roy...
Pengacara Ungkap Roy Suryo-Tifa Merasa Diperlakukan Seperti Bukan Anak Bangsa saat Ditangkap Polisi
Rekomendasi
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Berita Terkini
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved