Siswi SMK di Bandung Barat Dibully hingga Meninggal, Bey Machmudin: Jangan Sampai Terulang Lagi!
Kamis, 13 Juni 2024 - 20:40 WIB
loading...
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin saat bertakziah ke rumah keluarga korban bullying di Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Rabu (12/6/2024). Foto/Agung BS/MPI
A
A
A
BANDUNG - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin meminta, pihak sekolah, orang tua, dan stakeholders agar aktif bekerja sama mencegah perundungan. Inisiatif dan keberanian melapor dinilai menjadi hal yang sangat penting.
Hal ini disampaikan Bey Machmudin atas peristiwa perundungan yang dialami NFN (18) oleh teman sekolahnya sendiri, A (18) di SMK Kesehatan Rajawali, Cihanjuang Rahayu, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
"Kami minta semua pihak harus ada upaya yang masif, jangan sampai terulang lagi," ucap Bey di Bandung, Kamis (13/6/2024).
Bey mengatakan, dirinya sudah menginstruksikan Dinas Pendidikan (Disdik) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana (DP3AKB) segera menangani kasus perundungan yang dialami NFN (18).
Baca Juga: Bey Machmudin: Ditargetkan Groundbreaking TPPAS Legok Nangka November 2024
Hal ini disampaikan Bey Machmudin atas peristiwa perundungan yang dialami NFN (18) oleh teman sekolahnya sendiri, A (18) di SMK Kesehatan Rajawali, Cihanjuang Rahayu, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
"Kami minta semua pihak harus ada upaya yang masif, jangan sampai terulang lagi," ucap Bey di Bandung, Kamis (13/6/2024).
Bey mengatakan, dirinya sudah menginstruksikan Dinas Pendidikan (Disdik) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana (DP3AKB) segera menangani kasus perundungan yang dialami NFN (18).
Baca Juga: Bey Machmudin: Ditargetkan Groundbreaking TPPAS Legok Nangka November 2024
Lihat Juga :