Tegas Bantah Terlibat Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Saka Tatal Siap Sumpah Pocong
Rabu, 12 Juni 2024 - 19:37 WIB
loading...
A
A
A
“Seluruh badan saya dipukul sampai dijejek (diinjak-injak). Kepala saya juga dipukuli pakai gembok sampai bocor. Setiap pagi setelah Apel Provost lebih dari 10 orang masuk bergiliran mukulin. Bukan penyidik, tapi polisi yang lain,” beber Saka Tatal.
Saka Tatal juga mengungkapkan perlakuan tak manusiawi yang diterima selama ditahan, seperti diberi makan nasi bungkus dengan dilempar. Saka Tatal juga mengaku diberi minum air kencing.
Baca juga; Saka Tatal dan 3 Terpidana Pernah Ngadu ke Komnas HAM, Dipaksa Mengaku hingga Disiksa
“Waktu di polres, dikasih makan nasi bungkus dengan dilempar yang karetnya sudah dilepas, jadi berantakan di lantai. Saka makan nasi dari lantai karena kalau ngak dimakan dipukulin. Sempat juga disuruh minum air kencing, ngak tahu air kencing siapa, Saka muntahin karena sempat masuk mulut,” bebernya.
Saka Tatal juga mengungkapkan perlakuan tak manusiawi yang diterima selama ditahan, seperti diberi makan nasi bungkus dengan dilempar. Saka Tatal juga mengaku diberi minum air kencing.
Baca juga; Saka Tatal dan 3 Terpidana Pernah Ngadu ke Komnas HAM, Dipaksa Mengaku hingga Disiksa
“Waktu di polres, dikasih makan nasi bungkus dengan dilempar yang karetnya sudah dilepas, jadi berantakan di lantai. Saka makan nasi dari lantai karena kalau ngak dimakan dipukulin. Sempat juga disuruh minum air kencing, ngak tahu air kencing siapa, Saka muntahin karena sempat masuk mulut,” bebernya.
(wib)
Lihat Juga :