Tegas Bantah Terlibat Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Saka Tatal Siap Sumpah Pocong

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:37 WIB
loading...
Tegas Bantah Terlibat...
Saka Tatal (23) seorang terdakwa yang telah bebas seusai menjalani hukuman penjara 3 tahun dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon, dalam acara Rakyat Bersuara di iNewsTV . Foto/iNewsTV
A A A
JAKARTA - Saka Tatal (23) seorang terdakwa yang telah bebas seusai menjalani hukuman penjara 3 tahun dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon, mengaku tak bersalah. Saka Tatal mengaku tak terlibat kasus pembunuhan Vina .

Dalam Program Rakyat Bersuara di iNewsTV yang dipandu Aiman Wicaksono, Rabu (12/6/2024),Saka Tatal mengungkapkan tidak tahu tentang kejadian pembunuhan Vina dan Eki. Ketika kejadian dia sedang berada di rumah.

“Saka ngak tahu, tiba-tiba ditangkap sehabis membeli bensin tanpa surat penangkapan. Saka tidak melakukan pembunuhan, berani disumpah, bahkan sumpah pocong sekalian,” katanya.

Baca juga; Mantan Pengacara Vina dan Eky Yakini Saka Tatal Bukan Korban Salah Tangkap

Saka terpaksa mengakui sebagai pembunuh Vina karena setelah ditangkap dan ditahan di Polres Cirebon maupun Polda Jabar mendapatkan siksaan berat secara terus menerus. Karena tidak tahan disiksa, akhirnya dia mengakui tuduhan sebagai pembunuh Vina sehingga divonis penjara.

“Seluruh badan saya dipukul sampai dijejek (diinjak-injak). Kepala saya juga dipukuli pakai gembok sampai bocor. Setiap pagi setelah Apel Provost lebih dari 10 orang masuk bergiliran mukulin. Bukan penyidik, tapi polisi yang lain,” beber Saka Tatal.

Saka Tatal juga mengungkapkan perlakuan tak manusiawi yang diterima selama ditahan, seperti diberi makan nasi bungkus dengan dilempar. Saka Tatal juga mengaku diberi minum air kencing.

Baca juga; Saka Tatal dan 3 Terpidana Pernah Ngadu ke Komnas HAM, Dipaksa Mengaku hingga Disiksa

“Waktu di polres, dikasih makan nasi bungkus dengan dilempar yang karetnya sudah dilepas, jadi berantakan di lantai. Saka makan nasi dari lantai karena kalau ngak dimakan dipukulin. Sempat juga disuruh minum air kencing, ngak tahu air kencing siapa, Saka muntahin karena sempat masuk mulut,” bebernya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Warga Negara Korsel...
Warga Negara Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi, Diduga Dibunuh
Pria di Jakarta Barat...
Pria di Jakarta Barat Tewas Ditusuk, Kanit Reskrim: Awalnya Cekcok Mulut
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Rekomendasi
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved