Geger! Seorang Pria Gantung Diri di Bawah JPO Depan Kementerian Investasi

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:18 WIB
loading...
Geger! Seorang Pria...
Garis polisi terpasang di TKP pria bunuh diri di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO), depan Kementerian Investasi/BKPM, Rabu (12/6/2024) pagi. FOTO/MPI/ACHMAD AL FIQRI
A A A
JAKARTA - Seorang pria bunuh diri di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO), depan Kementerian Investasi/BKPM, Rabu (12/6/2024) pagi. Dia menggantungkan diri di sebuah pohon yang berada di bawah jembatan.

Pedagang kopi keliling, Yanto (43) menyaksikan jasad korban saat hendak berjualan. Ia mengaku kaget saat melihat jasad korban menggelantung di sebuah pohon di bawah JPO itu.

"Saya ngga tahu detail (kejadian bunuh diri), pas saya mau jualan kok banyak polisi, ternyata saya lihat ada orang gantung diri di situ," tutur Yanto saat ditemui di TKP, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2024).



Menurutnya, proses evakuasi korban memakan waktu lama. Bahkan, kata Yanto, proses evakuasi menyebabkan kemacetan di sekitar TKP. "Tadi saya sampai sini jam 07.00 (WIB) sudah penuh polisi. Selesai (evakuasi) sekitar pukul 08.00 lewat," tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Aritonang membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, pihaknya mengetahui kejadian itu setelah mendapat aduan masyarakat ihwal adanya peristiwa bunuh diri.

"Sekitar Pukul 06.20 WIB, pada saat melaksanakan ngatur lalin di Jalan Gatot Subroto mendapatkan aduan masyarakat yang tidak diketahui identitasnya bahwa saat melintas dia melihat seseorang sedang tergantung (gantung diri) di atas pohon," tutur Aritonang saat dihubungi, Rabu (12/6/2024).

Baca juga: Prajurit TNI AD Tewas Gantung Diri di Rumah Sakit Yonkes Divif 1 Kostrad

Setelah dicek ke TKP, kata Aritonang, pihaknya langsung melaporkan kejadian tersebut ke piket operator Polda Metro Jaya (PMJ). Ia berkata, tak ada indikasi kekerasan dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban.

"Dari hasil pengecekan TKP oleh anggota Polsek Kebayoran Baru beserta Tim Ident Polres Jakarta Selatan, bahwa pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan," ucapnya.

"Dan kesimpulan sementara bahwa korban meninggal dengan gantung diri, selanjutnya korban di bawa oleh palang hitam ke RS Fatmawati untuk divisum," kata Aritonang.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! Pekerja Maskapai...
Viral! Pekerja Maskapai Curi Pesawat dan Bermanuver Gila di Langit hingga Berakhir Maut
Investasi Rp1.500 Triliun...
Investasi Rp1.500 Triliun Gagal Masuk Indonesia, Ini Biang Keroknya
Kejar Investasi Rp13.000...
Kejar Investasi Rp13.000 Triliun, Pemerintah Gencarkan Kemudahan Izin Usaha lewat OSS
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
PWNU DIY Usul Aturan...
PWNU DIY Usul Aturan Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Pakai Medsos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved