Gunung Semeru Erupsi 6 Kali Beruntun, Warga Diminta Menjauh Radius 13 Km
Senin, 10 Juni 2024 - 08:28 WIB
loading...
A
A
A
"Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diimbau untuk tidak beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," tambahnya.
PVMBG juga menegaskan bahwa radius 5 km dari kawah atau puncak Gunung Semeru adalah zona terlarang karena bahaya lontaran batu pijar. Selain itu, warga diminta untuk mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta anak-anak sungai dari Besuk Kobokan.
Saat ini, erupsi masih berlangsung dan masyarakat di sekitar Gunung Semeru diharapkan untuk terus memantau informasi dari PVMBG dan mengikuti arahan dari pihak berwenang untuk menghindari risiko bencana lebih lanjut.
PVMBG juga menegaskan bahwa radius 5 km dari kawah atau puncak Gunung Semeru adalah zona terlarang karena bahaya lontaran batu pijar. Selain itu, warga diminta untuk mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta anak-anak sungai dari Besuk Kobokan.
Saat ini, erupsi masih berlangsung dan masyarakat di sekitar Gunung Semeru diharapkan untuk terus memantau informasi dari PVMBG dan mengikuti arahan dari pihak berwenang untuk menghindari risiko bencana lebih lanjut.
(hri)
Lihat Juga :