Bocah 9 Tahun Dibunuh usai Dicabuli, KPAD: Keluarga Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Jum'at, 07 Juni 2024 - 21:31 WIB
loading...
Bocah 9 Tahun Dibunuh...
Wakil Ketua KPAD Kota Bekasi Novrian menyebut keluarga bocah 9 tahun yang dicabuli oleh Didik Setiawan (61) hingga tewas berharap polisi menghukum tersangka seberat-beratnya. Foto/SINDOnews/danandaya arya putra
A A A
BEKASI - Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi Novrian menyebut keluarga bocah 9 tahun yang dicabuli oleh pelaku Didik Setiawan (61) hingga tewas berharap polisi bisa menghukum tersangka seberat-beratnya. Hal itu dikatakan Novrian usai pihaknya melakukan assessment kepada pihak keluarga.

"Sebenarnya memang ada harapan besar dari keluarga korban untuk memberikan hukuman seberat-beratnya tapi kami tetap sesuai dengan prosedur hukum," ujar Novrian di Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (7/6/2024).

Dari hasil assessment, kata Novrian, keluarga hingga kini masih mengalami trauma, terutama ibu korban yang merasa sangat kehilangan. Tidak hanya itu, emosi ayah korban juga belum bisa terkontrol jika melihat rumah pelaku. "Kemarin kami sempat juga ke lokasi, bahkan ayahnya sendiri ketika membayangkan tempat tersebut sangat emosi dan sangat marah," sambungnya.

Baca juga: Motif Didik Cabuli dan Bunuh Bocah 9 Tahun karena Tak Kuat Menahan Birahi

Sebelumnya, Didik dijerat Pasal 80 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 80 Ayat (3) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Rekomendasi
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved