alexametrics

Hilang 3 Hari, Tim SAR Temukan Nelayan dalam Kondisi Tewas

loading...
Hilang 3 Hari, Tim SAR Temukan Nelayan dalam Kondisi Tewas
Fendi (38), nelayan yang hilang sejak Rabu 27 Maret 2019 di Perairan Pulau Mudu, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, berhasil ditemukan Tim SAR gabungan dengan kondisi meninggal dunia, Jumat (28/3/2019). Foto Basarnas
A+ A-
KARIMUN - Fendi (38), nelayan yang hilang sejak Rabu 27 Maret 2019 di Perairan Pulau Mudu, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, berhasil ditemukan Tim SAR gabungan dengan kondisi meninggal dunia, Jumat (28/3/2019). Setelah ditemukan petugas, jasad korban langsung diserahkan kepada pihak keluarganya.

"Nelayan yang dinyatakan hilang di Pulau Mudu sudah ditemukan, korban kita serahkan kepada keluarganya," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Budi Cahyadi melalui Kepala Seksi Operasional Eko Suprianto di Tanjungpinang.

Eko menjelaskan, operasi SAR dilakukan terhadap kecelakaan kapal pompong nelayan diketahui berjalan tanpa awak. Awalnya, Tim SAR menerima informasi dari nelayan bernama Azisman bahwa telah terjadi kecelakaan kapal yang diketahui berjalan tanpa awak di perairan Pulau Mudu. Berdasarkan laporan dari rekan korban, pompong tersebut memiliki satu orang dinyatakan hilang.



"Korban berangkat dari rumah memakai pompong untuk melaut, menurut informasi atau saksi mata saudara korban, pompongnya mengalami masalah sehingga pompong berputar-putar dan menabrak batu," kata Eko.

Setelah menerima laporan itu, kata Eko, Tim SAR menerjunkan Rigit Inflatablle Boat (RIB) Pos Pencarian dan Pertolongan Karimun dengan jumlah rescuer sebanyak lima orang bergerak menuju lokasi kejadian.

Pencarian ini dilakukan unsur SAR, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Pos Pencarian dan Pertolongan Karimun, Pol Air Karimun, Lanal Tanjungbalai Karimun dan nelayan setempat.

Alat utama SAR yang digunakan RIB Pos Pencarian dan Pertolongan Karimun, speed boat Pol Air Polres Karimun, speed boat Lanal Tanjung Balai Karimun dan pompong Nelayan. "Pencarian di hari pertama dan hari kedua hasil masih nihil," ujar Eko.

Namun, hari ketiga pencarian Tim SAR gabungan kembali melaksanakan pencarian dengan hasil korban ditemukan dalam keadaan meninggal pada koordinat 01 04 925 N - 103 15 56.3 E. Selanjutnya korban telah dievakuasi dan diserahkan kepihak keluarga.

"Dengan ditemukannya korban oleh Tim SAR gabungan kepada unsur yang terlibat dikembalikan ke satuanya masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama dalam pelaksanaan operasi SAR," tandas Eko.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak