Ubur-ubur Masih Bertahan, PJB UP Paiton Lakukan Pengamanan Ganda
Jum'at, 01 Mei 2020 - 15:26 WIB
loading...
Ubur-ubur Masih Bertahan, PJB UP Paiton Lakukan Pengamanan Ganda. FOTO/Dok
A
A
A
SURABAYA - Serangan ribuan Ubur- ubur di PT PJB Unit Pembangkitan (UP) Paiton 1-2 masih bisa dikendalikan oleh puluhan petugas yang disiagakan untuk menjaring dan mencegahnya masuk ke area unit pembangkit, Jumat (1/5/2020).
Ubur-ubur itu terlihat merata di sepanjang wilayah pantai Kabupaten Probolinggo.
Mereka terpantau masih dalam kondisi normal dan tidak mengganggu kontinuitas penyediaan tenaga listrik di pembangkit yang memiliki daya terpasang 2x400 MW ini.
General Manager UP Paiton 1-2, Mustofa Abdullah menuturkan, tim Paiton dengan cepat dan tanggap telah menurunkan sejumlah personel dan menggunakan metode kehati-hatian dan ramah lingkungan guna mencegah biota laut itu masuk ke area unit pembangkit.
“Untuk menghalau masuknya ubur-ubur ini, tim UP Paiton sudah berhasil memasang jaring di depan intake kanal sepanjang 300 meter. Jaring ini merupakan lapis pertama dari tiga jaring pengaman yang dipasang di di canal intake tempat masuk air laut yang berfungsi sebagai pendingin kondensor unit pembangkit,” kata dia melalui rilis yang diterima SINDOnews.com.
Ubur-ubur itu terlihat merata di sepanjang wilayah pantai Kabupaten Probolinggo.
Mereka terpantau masih dalam kondisi normal dan tidak mengganggu kontinuitas penyediaan tenaga listrik di pembangkit yang memiliki daya terpasang 2x400 MW ini.
General Manager UP Paiton 1-2, Mustofa Abdullah menuturkan, tim Paiton dengan cepat dan tanggap telah menurunkan sejumlah personel dan menggunakan metode kehati-hatian dan ramah lingkungan guna mencegah biota laut itu masuk ke area unit pembangkit.
“Untuk menghalau masuknya ubur-ubur ini, tim UP Paiton sudah berhasil memasang jaring di depan intake kanal sepanjang 300 meter. Jaring ini merupakan lapis pertama dari tiga jaring pengaman yang dipasang di di canal intake tempat masuk air laut yang berfungsi sebagai pendingin kondensor unit pembangkit,” kata dia melalui rilis yang diterima SINDOnews.com.