Jaksa Sebut Panca Pembunuh 4 Anak Kandung Cemburuan hingga Berusaha Bunuh Diri 4 Kali
Rabu, 29 Mei 2024 - 17:25 WIB
loading...
A
A
A
Singkat cerita, masih dalam dakwaan Jaksa, saat sang istri dirawat di RS, Panca membuka akun Instagram DM, di situ Panca menemukan percakapan beserta foto-foto yang dikirim sang istri pada laki-laki lain. Tak lama, Panca mengirimkan voice note melalui WhatsApp ke istrinya memberitahu jika dia telah mengetahui perselingkuhan sang istri dan bakal akan menyimpannya sebagai bukti.
"Namun, DM membalas pesan terdakwa dengan mengatakan siap-siap aja kamu ditahan, setelah itu DM memblokir contact WhatsApp terdakwa. Atas sikap DM itu membuat terdakwa merencanakan untuk membunuh keempat orang anaknya sekaligus bunuh diri karena menganggap DM sudah tidak benar sebagai seorang istri dan ibu," tutur Jaksa.
Dalam dakwaannya itu, Jaksa pun membeberkan perbuatan Panca yang membunuh anak-anaknya itu dengan cara memerintahkan empat anaknya tidur siang. Panca membaringkan anak-anaknya di atas kasur sesuai urutan umurnya, mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar, Panca lantas memastikan keempatnya telah tertidur lelap hingga akhirnya Panca membunuh mereka satu persatu dengan cara membekap mulut dan hidungnya menggunakan tangannya.
"Setelah keempat anak terdakwa meninggal dunia, kemudian terdakwa memvideokan anak-anaknya menggunakan handphone sambil mengatakan 'anak-anak sekarang sudah gak ada sekarang gantian giliran saya', lalu terdakwa menutup pintu kamar dan menuju ke dapur mengambil pisau kemudian terdakwa ke depan kamar mandi dengan melepaskan seluruh pakaiannya untuk melakukan bunuh diri," paparnya.
Usai membunuh keempat anaknya itu, Panca lantas mencoba melakukan bunuh diri sebanyak empat kali. Pertama, pasca keempat anaknya meninggal, Panca mencoba bunuh diri pakai pisau dengan memotong urat nadi tangan sebelah kiri, di situ Panca sempat menulis Puas Bunda Thanks For All di atas lantai menggunakan darahnya hingga akhirnya dia tak sadarkan diri.
Namun, masih dalam dakwaan Jaksa, Panca kala itu masih hidup. Saat sadar, Panca yang sebelumnya berada di kamar mandi itu pindah ke kamar anak-anaknya dan tertidur. Kedua, pada tanggal 4 Desember 2023, Panca terbangun. Panca kembali ke kamar mandi dengan membawa paku, dia pun menusuk urat di punggung tangan kanan dan kirinya hingga dia pun lemas, hanya saja Panca masih hidup.
"Namun, DM membalas pesan terdakwa dengan mengatakan siap-siap aja kamu ditahan, setelah itu DM memblokir contact WhatsApp terdakwa. Atas sikap DM itu membuat terdakwa merencanakan untuk membunuh keempat orang anaknya sekaligus bunuh diri karena menganggap DM sudah tidak benar sebagai seorang istri dan ibu," tutur Jaksa.
Dalam dakwaannya itu, Jaksa pun membeberkan perbuatan Panca yang membunuh anak-anaknya itu dengan cara memerintahkan empat anaknya tidur siang. Panca membaringkan anak-anaknya di atas kasur sesuai urutan umurnya, mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar, Panca lantas memastikan keempatnya telah tertidur lelap hingga akhirnya Panca membunuh mereka satu persatu dengan cara membekap mulut dan hidungnya menggunakan tangannya.
"Setelah keempat anak terdakwa meninggal dunia, kemudian terdakwa memvideokan anak-anaknya menggunakan handphone sambil mengatakan 'anak-anak sekarang sudah gak ada sekarang gantian giliran saya', lalu terdakwa menutup pintu kamar dan menuju ke dapur mengambil pisau kemudian terdakwa ke depan kamar mandi dengan melepaskan seluruh pakaiannya untuk melakukan bunuh diri," paparnya.
Usai membunuh keempat anaknya itu, Panca lantas mencoba melakukan bunuh diri sebanyak empat kali. Pertama, pasca keempat anaknya meninggal, Panca mencoba bunuh diri pakai pisau dengan memotong urat nadi tangan sebelah kiri, di situ Panca sempat menulis Puas Bunda Thanks For All di atas lantai menggunakan darahnya hingga akhirnya dia tak sadarkan diri.
Namun, masih dalam dakwaan Jaksa, Panca kala itu masih hidup. Saat sadar, Panca yang sebelumnya berada di kamar mandi itu pindah ke kamar anak-anaknya dan tertidur. Kedua, pada tanggal 4 Desember 2023, Panca terbangun. Panca kembali ke kamar mandi dengan membawa paku, dia pun menusuk urat di punggung tangan kanan dan kirinya hingga dia pun lemas, hanya saja Panca masih hidup.
Lihat Juga :