Kisah Kerajaan Panai, Wilayah Kekuasaan Majapahit di Sumatera Utara yang Kaya akan Emas

Selasa, 28 Mei 2024 - 06:24 WIB
loading...
A A A
Keberadaan kerajaan ini pertama kali diketahui melalui Prasasti Tanjore, yang berbahasa Tamil dan bertarikh tahun 1025 dan 1030 Saka yang dibuat Raja Rajendracola I, di India Selatan. Di dalam candi itu disebutkan tentang penyerangannya ke Sriwijaya. Prasasti ini juga menyebutkan Kerajaan Panai dengan kolam airnya merupakan salah satu taklukan Rajendracola I dari Colamandala India.

Selain Panai, penyerbuan Cola ini juga disebutkan telah menaklukkan Malaiyur, Ilangasogam, Madamalingam, Ilamuridesam, dan Kadaram. Disebutkannya Kerajaan Panai sebagai salah satu negeri taklukan dalam penyerbuan ke Sriwijaya ini menimbulkan dugaan bahwa Kerajaan Panai adalah salah satu negeri anggota mandala Sriwijaya.

Tiga abad kemudian nama kerajaan ini kembali disebutkan dalam kitab Nagarakretagama, naskah kuno Kerajaan Majapahit tulisan Mpu Prapanca berangka tahun 1365 Saka. Dalam pupuh ke-13 disebutkan Pane sebagai bagian dari negeri-negeri di Sumatera yang di bawah pengaruh mandala Majapahit.

Lalu, ketika Dharmasraya berada di bawah kekuasaan Majapahit, Panai pun secara otomatis menjadi bagian dari kekuasaan Majapahit. Meskipun kurang dikenal, kerajaan Buddha beraliran Tantrayana ini meninggalkan sejumlah candi Buddha yang tersebar di kawasan Percandian Padanglawas. Jumlah candi yang ditinggalkan Kerajaan Panai kurang lebih 16 bangunan yang salah satunya adalah Candi Bahal.

Beberapa pakar arkeolog menyebut, dugaan kekayaan alam Kerajaan Panai yang memungkinkan membangun 16 bangunan candi tersebut. Kemungkinan ini disangkutkan dengan pembiayaan candi dan topografi kerajaan, yang memungkinkan wilayahnya lebih subur dibandingkan saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
3 Potret Karya Ivan...
3 Potret Karya Ivan Gunawan di New York Fashion Week 2023, Terinspirasi Kerajaan Majapahit
Rekomendasi
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved