Animo Casis Polri di Papua Barat Hampir Tembus 8 Ribu Pelamar
Senin, 27 Mei 2024 - 16:15 WIB
loading...
Warga Manokwari, Papua Barat, Kornelius Yenu mengapresiasi seleksi penerimaan Casis Bintara Polri yang memprioritaskan putra-putri Papua. Foto/iNews TV/Edy Siswanto
A
A
A
MANOKWARI - Animo masyarakat Papua dalam mengikuti test Calon Siswa (Casis) Bintara Polri di Polda Papua Barat cukup tinggi, yakni hampir mencapai 8.000 orang pelamar.Hal ini dinilai sebagai bukti kecintaan pemuda Papua Barat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Penerimaan anggota Polri dengan jumlah yang besar di Papua dan Papua Barat dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi pengangguran karena telah membuka lapangan pekerjaan untuk putra-putri Papua.
Baca juga: Kapolri Beri Penghargaan Casis Bintara Korban Begal Masuk Polri Jalur Khusus Disabilitas
Salah seorang warga Kabupaten Manokwari sekaligus orang tua Casis Polri, Kornelius Yenu mengapresiasi penerimaan anggota Polri 2024 yang memprioritaskan putra-putri Papua.
"Terima kasih kepada Kapolri atas kuota 1000 personel untuk Papua Barat. Dan ucapan terima kasih dan juga mendukung kebijakan-kebijakan yang telah diambil oleh Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir yang telah memberikan prioritas kepada putra putri asli Papua," ucap Kornelius, Senin (27/5/2024).
Diakuinya, meski sang anak gagal pada test kesehatan pertama, namun dia optimistis di kesempatan selanjutnya akan membuahkan hasil yang baik.
Penerimaan anggota Polri dengan jumlah yang besar di Papua dan Papua Barat dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi pengangguran karena telah membuka lapangan pekerjaan untuk putra-putri Papua.
Baca juga: Kapolri Beri Penghargaan Casis Bintara Korban Begal Masuk Polri Jalur Khusus Disabilitas
Salah seorang warga Kabupaten Manokwari sekaligus orang tua Casis Polri, Kornelius Yenu mengapresiasi penerimaan anggota Polri 2024 yang memprioritaskan putra-putri Papua.
"Terima kasih kepada Kapolri atas kuota 1000 personel untuk Papua Barat. Dan ucapan terima kasih dan juga mendukung kebijakan-kebijakan yang telah diambil oleh Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir yang telah memberikan prioritas kepada putra putri asli Papua," ucap Kornelius, Senin (27/5/2024).
Diakuinya, meski sang anak gagal pada test kesehatan pertama, namun dia optimistis di kesempatan selanjutnya akan membuahkan hasil yang baik.
Lihat Juga :