Viral Gadis Gunungkidul Mengcover Lagu Christina Perri Versi Sinden, Dilihat 6,1 Juta Kali Dalam 2 Hari
Sabtu, 25 Mei 2024 - 14:39 WIB
loading...
A
A
A
Berkat videonya yang viral tersebut, folower Linda juga melonjak dari 40 ribu menjadi 61 ribu dalam dua hari. Di akun Instagram dengan nama yang sama juga mulai ada peningkatan follower saat ini jumlah follower di IG-nya mencapai 2.000 orang,
"Ya kaget aja dan tidak menyangka video cover lagu dari Christina Perri ini bakal ditonton jutaan orang," tutur dia.
Padahal awalnya dia hanya iseng ingin mencover lagu berbahasa Inggris dengan cengkok sinden klasik. Karena menurutnya selama ini belum ada sinden yang menyanyikan lagu berbahasa Inggris dengan cengkok lagu Jawa Klasik.
Hari Rabu (23/5/2024) malam, Linda mengaku gabut karena tidak bisa tidur. Perempuan ini kemudian mencari ide ingin membuat konten di media sosial.
Terbesitlah untuk ide untuk menyanyikan lagu A Thousand Years yang berbahasa Inggris dengan cengkok sinden klasik.
"Saya hafal lagu ini sejak SMP. Jadi kenapa. Saya pilih lagu itu karena memang sudah hafal sejak lama," tambahnya.
Linda menuturkan sebelum menyanyikan lagu tersebut, dia sempat berkonsultasi dengan mamak (ibunya) terlebih dahulu. Saat itu ibunya mendukung niatnya tersebut dan berharap agar bisa didengarkan atau dilihat banyak orang.
"Saya tanya mamak. Dan mamak mendukung, beliau bilang 'Rapopo nduk. Sopo ngerti iso viral (Ndak papa nduk. Siapa tahu bisa viral). Ya langsung gas,"tambahnya.
"Ya kaget aja dan tidak menyangka video cover lagu dari Christina Perri ini bakal ditonton jutaan orang," tutur dia.
Padahal awalnya dia hanya iseng ingin mencover lagu berbahasa Inggris dengan cengkok sinden klasik. Karena menurutnya selama ini belum ada sinden yang menyanyikan lagu berbahasa Inggris dengan cengkok lagu Jawa Klasik.
Hari Rabu (23/5/2024) malam, Linda mengaku gabut karena tidak bisa tidur. Perempuan ini kemudian mencari ide ingin membuat konten di media sosial.
Terbesitlah untuk ide untuk menyanyikan lagu A Thousand Years yang berbahasa Inggris dengan cengkok sinden klasik.
"Saya hafal lagu ini sejak SMP. Jadi kenapa. Saya pilih lagu itu karena memang sudah hafal sejak lama," tambahnya.
Linda menuturkan sebelum menyanyikan lagu tersebut, dia sempat berkonsultasi dengan mamak (ibunya) terlebih dahulu. Saat itu ibunya mendukung niatnya tersebut dan berharap agar bisa didengarkan atau dilihat banyak orang.
"Saya tanya mamak. Dan mamak mendukung, beliau bilang 'Rapopo nduk. Sopo ngerti iso viral (Ndak papa nduk. Siapa tahu bisa viral). Ya langsung gas,"tambahnya.
Lihat Juga :