Polisi Gelar Anev, Dalami Kasus Penembakan di Kelapa Gading

Rabu, 19 Agustus 2020 - 17:26 WIB
loading...
Polisi Gelar Anev, Dalami...
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepolsiian bakal menggelar analisis dan evaluasi (Anev) terkait kasus penembakan terhadap Bos Perusahaan Pelayaran berinisial S di Kelapa Gadung, Jakarta Utara. Langkah ini untuk mengumpulkan bukti dan petunjuk dalam kasus tersebut.

"Mudah-mudahan hari ini kita lakukan anev lagi yang dipimpin Pak Dirkrimum (Polda Metro Jaya) untuk mengumpulkan petunjuk atau kemungkinan apakah bertambah saksi2 yang ada dan juga barang bukti lainnya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pada wartawan, Rabu (19/8/2020). (Baca juga; Ini Dia Sketsa Pelaku Penembakan Pengusaha Pelayaran di Kelapa Gading )

Menurut dia, anev dilakukan untuk memgumpulkan petunjuk yang ada guna membuat terang kasus penembakan tersebut. Selain itu, polisi juga masih mendalami kemungkinan motif yang membuat penembakan tersebut terjadi.

"Masih didalami juga motif-motof apa sebenarnya melalui pendalaman terhadap saksi yang dilakukan pemeriksaan," tuturnya. (Baca juga; Pria Berkemeja Biru Jadi Korban Tembak di Ruko Royal Gading Square Jakarta Utara )

Dia menambahkan, hingga kini, tim khusus yang dibentuk oleh Kapolda Metro Jaya, dipimpin langsung Direskrimum Polda Metro Jaya itu masih terus bekerja di lapangan guna mengungkap kasus penembakan itu. Polisi juga sudah menyebarkan sketsa wajah diduga pelaku penembakan, hanya saja belum ada petunjuk dari masyarakat yang menghubungi ke polisi.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan ‘Lu Punya Otak Gak?’ ke Wartawan
Roy Suryo Buka Wacana...
Roy Suryo Buka Wacana Praperadilan Keempat: Tunggu Saja Tanggal Mainnya
Rekomendasi
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved