Mengenal Sejarah Kerajaan Majapahit: Awal Pendirian hingga Keruntuhan dan Peninggalan

Kamis, 23 Mei 2024 - 16:49 WIB
loading...
A A A
Kerajaan Majapahit mengalami puncak kejayaan ketika dipimpin Hayam Wuruk (1350-1389). Keberhasilannya itu tak bisa dilepaskan dari kontribusi mahapatih Gajah Mada.

Pada era ini, Majapahit memiliki wilayah yang sangat luas dan sumber daya alam melimpah. Hal ini berkat keberadaan sektor militer yang mumpuni serta kebijakan-kebijakan pemerintah yang berjalan dengan optimal.

Sebagai contoh, Hayam Wuruk yang ingin meningkatkan produksi pertanian melakukan perbaikan dan pemeliharaan tanggul sepanjang sungai untuk mencegah banjir. Kemudian, ia turut memperbaiki jalan, jembatan, serta infrastruktur lain guna memperlancar lalu lintas perdagangan.

Ekonomi Kerajaan Majapahit


Pada aspek perekonomiannya, Majapahit dikenal memiliki beberapa sektor andalan. Bukan hanya pertanian, hal ini juga berlaku di bidang perdagangan hingga industri.

Pemerintahan Majapahit mampu untuk mengelompokkan masyarakat pekerja ke dalam beberapa kelompok mata pencaharian. Misal, petani, pedagang hingga kelompok masyarakat industri.

Pada sektor industri, pengelolaan terbagi menjadi beberapa jenis mulai dari industri rumah tangga, kerajinan hingga logam.

Prasasti Madhwapura pernah menggambarkan mata pencaharian masyarakat sebagai appandai wsi (pandai besi), apandai dadap (pandai perisai), apandai mas (pandai emas), apandai salaka (pandai selaka), appandai tamwra (pandai tembaga), apandai singya-singyan (pandai membuat benda tajam), dan lainnya.

Selain itu, kemajuan ekonomi Majapahit juga ditopang aturan pajak yang diberlakukan. Mengutip jurnal berjudul "Analisis Sejarah Perpajakan Majapahit dalam Meningkatkan Ekonomi di Era Otonomi", kemajuan pembangunan Majapahit tidak terlepas dari pajak yang memberikan solusi terhadap perekonomian masyarakat.

Majapahit sudah mengenal bentuk pajak tanah dan pajak tidak langsung terhadap barang dagangan. Pajak yang biasa disebut ‘Upeti’ ini dipersembahkan untuk Raja sebagai bentuk penghormatan.

Selain mendapat hasil pajak dari rakyat, Majapahit juga menerapkannya bagi warga asing yang berkunjung untuk berdagang. Hal-hal demikian turut berkontribusi pada kemajuan ekonomi kerajaan

Kemunduran dan Keruntuhan Majapahit


Layaknya kerajaan lain, Majapahit juga memiliki eranya sendiri. Setelah meredup, mereka mengalami fase kemunduran hingga keruntuhannya.

Kemunduran Kerajaan Majapahit mulai berlangsung setelah Hayam Wuruk meninggal. Ada beberapa faktor yang menjadikan kerajaan meredup.

Salah satu penyebabnya tak lain karena terjadinya perang saudara. Kondisi ini diperparah dengan kemunculan pemberontakan wilayah-wilayah lain yang berada di dalam kekuasaan Majapahit.

Belum lagi, terjadi konflik internal akibat perebutan kekuasaan di dalam Istana. Keadaan tersebut turut memperburuk kondisi kerajaan yang sedang dalam fase tertekan.

Kemudian, ada juga faktor lain seperti krisis ekonomi dan sosial di masyarakat. Kondisinya semakin buruk setelah munculnya kerajaan Islam yang kuat.

Daftar Raja Kerajaan Majapahit


-Raden Wijaya (1293-1309 M)

-Sri Jayanegara (1309-1328 M)

-Tribhuwana Tunggadewi (1328-1350 M)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Rekomendasi
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Berita Terkini
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved