Pemulihan Ekonomi Nasional Melalui Teknologi, Bagaimana Caranya?
Rabu, 19 Agustus 2020 - 17:17 WIB
loading...
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) meneken kerjasama di bidang teknologi untuk pemulihan ekonomi nasional. Foto/ist
A
A
A
SURABAYA - Pemulihan ekonomi nasional bisa dilakukan melalui pengembangan teknologi. Cara itu dipakai Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) untuk ikut menumbuhkan ekonomi kecil dan menengah di Indonesia.
Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng menuturkan, kerjasama ini diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) karena menganggap ITS memiliki banyak program pengembangan teknologi yang berpotensi dapat mengembangkan ekonomi nasional.
“Melihat hal itu, maka dibentuklah tim yang terdiri dari ITS, PT KMWI, dan beberapa perguruan tinggi lainnya,” kata Ashari di sela-sela penandatanganan nota kesepahaman di Gedung Rektorat ITS, Rabu (19/8/2020)
(Baca juga: Karaoke di Surabaya Sediakan Layanan Esek-esek, Digerebek Polda Jatim )
Ia melanjutkan, saat ini ITS memiliki sumber daya yang bergerak dalam empat klaster utama yaitu otomotif, robotika, maritim, dan desain kreatif. Melalui berbagai bidang tersebut nantinya akan dikaji dan dicocokkan bidang manakah yang lebih dibutuhkan bagi masyarakat, terutama yang bergerak dalam ekonomi kecil menengah. “Kekuatan kita di bidang teknologi, jadi akan kita dukung secara penuh melalui penerapan teknologi,” kata guru besar Teknik Elektro ini.
PT KMWI sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi untuk masyarakat pedesaan melalui produk bernama Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes).
(Baca juga: Gubernur Khofifah Dorong Diversifikasi Pangan di Jatim )
Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng menuturkan, kerjasama ini diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) karena menganggap ITS memiliki banyak program pengembangan teknologi yang berpotensi dapat mengembangkan ekonomi nasional.
“Melihat hal itu, maka dibentuklah tim yang terdiri dari ITS, PT KMWI, dan beberapa perguruan tinggi lainnya,” kata Ashari di sela-sela penandatanganan nota kesepahaman di Gedung Rektorat ITS, Rabu (19/8/2020)
(Baca juga: Karaoke di Surabaya Sediakan Layanan Esek-esek, Digerebek Polda Jatim )
Ia melanjutkan, saat ini ITS memiliki sumber daya yang bergerak dalam empat klaster utama yaitu otomotif, robotika, maritim, dan desain kreatif. Melalui berbagai bidang tersebut nantinya akan dikaji dan dicocokkan bidang manakah yang lebih dibutuhkan bagi masyarakat, terutama yang bergerak dalam ekonomi kecil menengah. “Kekuatan kita di bidang teknologi, jadi akan kita dukung secara penuh melalui penerapan teknologi,” kata guru besar Teknik Elektro ini.
PT KMWI sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi untuk masyarakat pedesaan melalui produk bernama Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes).
(Baca juga: Gubernur Khofifah Dorong Diversifikasi Pangan di Jatim )
Lihat Juga :