Bakti BUMN, Askrindo Berpartisipasi dalam Konservasi Alam dan Lingkungan di Raja Ampat
Rabu, 22 Mei 2024 - 10:42 WIB
loading...
A
A
A
“Pengukuran Gas Rumah Kaca (GRK) mangrove guna untuk mengetahui kualitas udara di wilayah sekitar mangrove dan juga mempromosikan kegiatan adopsi tanaman mangrove. Langkah-langkah ini guna mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yakni ekosistem lautan dan daratan selain itu program-program Bakti BUMN di Raja Ampat ini tidak hanya untuk lingkungan namun juga pemberdayaan masyarakat serta pelestarian lingkungan di kawasan wisata Raja Ampat," ujar Fankar dalam keterangannya Rabu (22/4/2024).
Selama empat hari (19-22 Mei) telah memulai kegiatan dengan memberikan edukasi branding dan hospitality kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Piyanemo, memberikan edukasi kepada pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terkait organisasi dan keuangan serta melakukan revitalisasi fasilitas pendukung, dan melakukan revitalisasi fasilitas pendukung homestay dan memberikan edukasi.
"Kami percaya bahwa dengan memberikan dukungan yang tepat, kita dapat membantu UMKM dan pengelola BUMDes di Raja Ampat untuk lebih berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas," papar Fankar.
Rangkaian kegiatan juga akan dilaksanakan dengan beragam aktivitas yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar Raja Ampat.
Adapun kegiatan lainnya adalah kegiatan pengamatan potensi konservasi di laguna Wayag dan pos Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan melestarikan keanekaragaman hayati.
Dilanjutkan dengan upacara bendera di Puncak Wayag, sebagai bentuk penghormatan dan cinta Tanah Air.
Selama empat hari (19-22 Mei) telah memulai kegiatan dengan memberikan edukasi branding dan hospitality kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Piyanemo, memberikan edukasi kepada pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terkait organisasi dan keuangan serta melakukan revitalisasi fasilitas pendukung, dan melakukan revitalisasi fasilitas pendukung homestay dan memberikan edukasi.
"Kami percaya bahwa dengan memberikan dukungan yang tepat, kita dapat membantu UMKM dan pengelola BUMDes di Raja Ampat untuk lebih berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas," papar Fankar.
Rangkaian kegiatan juga akan dilaksanakan dengan beragam aktivitas yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar Raja Ampat.
Adapun kegiatan lainnya adalah kegiatan pengamatan potensi konservasi di laguna Wayag dan pos Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan melestarikan keanekaragaman hayati.
Dilanjutkan dengan upacara bendera di Puncak Wayag, sebagai bentuk penghormatan dan cinta Tanah Air.
Lihat Juga :