Susno Duadji Minta Polisi Profesional Ungkap 3 DPO Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon
Selasa, 21 Mei 2024 - 22:14 WIB
loading...
Mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Susno Duadji meminta kepolisian bersikap profesional agar dapat cepat mengungkap 3 DPO pelaku pembunuhan Vina Cirebon. Foto/Tangkapan Layar YouTube
A
A
A
JAKARTA - Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim Polri) Komjen Pol (Purn) Drs H Susno Duadji SH, MSc meminta kepolisian bersikap profesional agar dapat cepat mengungkap 3 DPO (daftar pencarian orang) pelaku pembunuhan Vina Cirebon. Mengingat kasus yang terjadi 8 tahun lalu kembali viral setelah diangkat ke film berjudul, Vina: Sebelum 7 Hari.
Susno Duadji mengatakan, kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon kembali ramai diperbincangkan karena dari awal tidak ditangani secara profesional. Mengingat ketika kasus ini pertama kali ditangani dinyatakan sebagai kecelakaan tunggal, padahal ini kasus pembunuhan dan pemerkosaan.
Dia menyebutkan kasus ini sangat menarik, sebab dari persidangan awal itu laporan polisinya dinyatakan kecelakaan tunggal. Kemudian banyak kecurigaan, motornya ngak rusak dan luka di tubuh korban beda dengan orang kecelakaan.
Baca juga; Arwah Vina Cirebon Bantu Ungkap Kasus Pembunuhan? Ini Penjelasan Ilmiahnya
“Enggak tahunya ini pembunuhan. Nah ini jelas dia (polisi yang membuat laporan kecelakaan tunggal) tidak profesional. Enggak apa-apa setiap ada kejadian ada koreksi dari masyarakat ini bagus untuk polisi selalu berbenah diri,” katanya dalam Podcast Susno Duadji (SD) yang ditayangkan di YouTube 20 Mei 2024.
Lebih lanjut Susno Duadji, lulus dari Akabri Kepolisian 1977 dan mengawali kariernya sebagai perwira polisi lalu lintas, menyoroti kasus Vina Cirebon yang kembali ramai setelah 8 tahun, namun 3 pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO) belum juga tertangkap sejak 2016.
“Nah ini ada apa? Saya hanya menyoroti pelajaran dari polisi, saya dari Polri. Siapa kapolresnya pada 2016 itu, kemudian yang ganti dia siapa, ngapain aja 3 DPO engak ketemu?” ujar Susno Duadji yang pernah menjabat sebagai Kabareskrim Polri pada Oktober 2008-November 2009.
Susno Duadji mengatakan, kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon kembali ramai diperbincangkan karena dari awal tidak ditangani secara profesional. Mengingat ketika kasus ini pertama kali ditangani dinyatakan sebagai kecelakaan tunggal, padahal ini kasus pembunuhan dan pemerkosaan.
Dia menyebutkan kasus ini sangat menarik, sebab dari persidangan awal itu laporan polisinya dinyatakan kecelakaan tunggal. Kemudian banyak kecurigaan, motornya ngak rusak dan luka di tubuh korban beda dengan orang kecelakaan.
Baca juga; Arwah Vina Cirebon Bantu Ungkap Kasus Pembunuhan? Ini Penjelasan Ilmiahnya
“Enggak tahunya ini pembunuhan. Nah ini jelas dia (polisi yang membuat laporan kecelakaan tunggal) tidak profesional. Enggak apa-apa setiap ada kejadian ada koreksi dari masyarakat ini bagus untuk polisi selalu berbenah diri,” katanya dalam Podcast Susno Duadji (SD) yang ditayangkan di YouTube 20 Mei 2024.
Lebih lanjut Susno Duadji, lulus dari Akabri Kepolisian 1977 dan mengawali kariernya sebagai perwira polisi lalu lintas, menyoroti kasus Vina Cirebon yang kembali ramai setelah 8 tahun, namun 3 pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO) belum juga tertangkap sejak 2016.
“Nah ini ada apa? Saya hanya menyoroti pelajaran dari polisi, saya dari Polri. Siapa kapolresnya pada 2016 itu, kemudian yang ganti dia siapa, ngapain aja 3 DPO engak ketemu?” ujar Susno Duadji yang pernah menjabat sebagai Kabareskrim Polri pada Oktober 2008-November 2009.
Lihat Juga :