alexametrics

Belasan Rumah di Kuningan Rusak Parah Akibat Tanah Bergerak

loading...
Belasan Rumah di Kuningan Rusak Parah Akibat Tanah Bergerak
Belasan rumah di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, rusak parah akibat pergeseran tanah yang terjadi setelah diguyur hujan deras. iNewsTV/Toiskandar
A+ A-
KUNINGAN - Belasan rumah di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, rusak parah akibat pergeseran tanah yang terjadi setelah diguyur hujan deras. Para pemilik rumah pun terpaksa mengungsi karena kondisinya tak layak dihuni lagi dan khawatir bangunan rumah ambruk.

Salah satu wilayah yang terkena dampak pergeseran tanah, adalah Desa Legokherang, Kecamatan Cilebak, Kabupaten Kuningan. Sebagian besar rumah warga rusak parah dan retak retak di bagian dinding dan lantai. Belum ada laporan jatuh korban jiwa.

Sedikitnya tiga rumah warga di desa tersebut rusak parah dan belasan rumah terdampak akibat pergerakan tanah. Tanah bergerak juga mengakibatkan tebing setinggi 10 meter longsor dan menutup akses jalan warga desa tersebut. Kondisi jalan desa juga mengalami amblas dan retak retak.



Sejumlah pemilik rumah sudah meninggalkan rumahnya karena takut ambruk susulan saat terjadi hujan deras lagi. Tanah bergerak ini akibat kondisi yang labil serta di guyur hujan deras.

Seorang warga Desa Legokherang, Rumsari mengatakan, saat kejadian terdengar suara gemuruh ketika hujan deras. Dia dan keluarganya langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Kepala Desa Legokherang, Mulyadi menuturkan, hujan deras turun selama beberapa jam dan menyebabkan pergeseran tanah dan sejumlah rumah retak retak dindingnya. Untuk sementara warga yang terdampak mengungsi ke rumah sanak saudaranya.

“Pihak desa akan merelokasi warga yang rumahnya rusak. Sebelum direlokasi petugas BPBD Kuningan akan mendatangkan petugas Badan Geologi untuk tujuan mengkaji terlebih dahulu apakah tanah tersebut masih bisa digunakan untuk di tempati rumah,” katanya, Jumat (22/2/2019).
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak