BMKG: Rentetan Gempa Tingkatkan Potensi Bencana Longsor di Sumbar
Rabu, 15 Mei 2024 - 07:33 WIB
loading...
A
A
A
Daryono mengatakan selain aktivitas kegempaan yang tinggi wilayah Sumbar juga mengalami curah hujan tinggi. “Tampak wilayah Kabupaten Agam, Tanah Datar dan Kota Padang Panjang, mengalami curah hujan tinggi dan memiliki aktivitas kegempaan cukup tinggi juga,” ujarnya.
“Zona ini dilanda curah hujan cukup tinggi mencapai 74,9 mm per hari, yang artinya termasuk kategori hujan lebat berdasarkan catatan Stasiun Klimatologi Sicincin Sumbar,” ujarnya.
Sehingga, hal ini berdampak ikutan akibat gempa yakni longsor. Mengingat, kawasan Sumbar khususnya di wilayah terdampak longsor merupakan perbukitan yang lerengnya sudah tidak stabil. Oleh karena itu, jika ada gempa bumi akan berpotensi signifikan adanya runtuhan batu.
“Mewaspadai dampak ikutan gempa yaitu longsoran, kawasan perbukitan mengalami kejenuhan bisa mengalami ketidakstabilan lereng, berdampak runtuhan batu jika gempa bumi yang signifikan terjadi akibat sesar aktif maupun aktivitas megathrust Sumatera Barat,” pungkasnya.
“Zona ini dilanda curah hujan cukup tinggi mencapai 74,9 mm per hari, yang artinya termasuk kategori hujan lebat berdasarkan catatan Stasiun Klimatologi Sicincin Sumbar,” ujarnya.
Sehingga, hal ini berdampak ikutan akibat gempa yakni longsor. Mengingat, kawasan Sumbar khususnya di wilayah terdampak longsor merupakan perbukitan yang lerengnya sudah tidak stabil. Oleh karena itu, jika ada gempa bumi akan berpotensi signifikan adanya runtuhan batu.
“Mewaspadai dampak ikutan gempa yaitu longsoran, kawasan perbukitan mengalami kejenuhan bisa mengalami ketidakstabilan lereng, berdampak runtuhan batu jika gempa bumi yang signifikan terjadi akibat sesar aktif maupun aktivitas megathrust Sumatera Barat,” pungkasnya.
(ams)
Lihat Juga :