Rumah Lahir Bung Karno Milik Pemkot Surabaya, Ini Reaksi Ketua DPRD
Selasa, 18 Agustus 2020 - 20:35 WIB
loading...
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (dua dari kanan) didampingi Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono (kanan) saat menerima penyerahan Rumah kelahiran Soekarno atau Bung Karno di Jalan Peneleh Gang Pandean IV, Nomor 40, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya.
A
A
A
SURABAYA - Rumah kelahiran Soekarno atau Bung Karno di Jalan Peneleh Gang Pandean IV nomor 40, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, resmi diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Senin (17/8/2020), bertepatan dengan HUT RI ke-75. Proses penyerahan dilakukan oleh ahli waris kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di depan rumah bersejarah itu.
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengapresiasi langkah Risma, panggilan Tri Rismaharini dalam memproses penyerahan rumah bersejarah tersebut ke pangkuan negara.
“Terima kasih Bu Risma. Langkah Bu Risma ini bukan hanya untuk sejarah Surabaya, tapi untuk sejarah negeri ini, bahkan sejarah dunia karena Bung Karno juga merupakan pemimpin berpengaruh dunia,” kata Adi, Selasa (18/8/2020).
(Baca juga: Rumah Kelahiran Bung Karno Diubah Jadi Museum )
“Di rumah tersebut, Bung Karno dilahirkan, pada 6 Juni 1901, saat fajar menyingsing. Sehingga beliau pun disebut sebagai Putra Sang Fajar. Jadi nilai sejarah rumah di Gang Pandean itu luar biasa, karena dari sanalah lahir pemimpin besar republik ini,” imbuh Adi yang juga ketua DPC PDIP Surabaya.
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengapresiasi langkah Risma, panggilan Tri Rismaharini dalam memproses penyerahan rumah bersejarah tersebut ke pangkuan negara.
“Terima kasih Bu Risma. Langkah Bu Risma ini bukan hanya untuk sejarah Surabaya, tapi untuk sejarah negeri ini, bahkan sejarah dunia karena Bung Karno juga merupakan pemimpin berpengaruh dunia,” kata Adi, Selasa (18/8/2020).
(Baca juga: Rumah Kelahiran Bung Karno Diubah Jadi Museum )
“Di rumah tersebut, Bung Karno dilahirkan, pada 6 Juni 1901, saat fajar menyingsing. Sehingga beliau pun disebut sebagai Putra Sang Fajar. Jadi nilai sejarah rumah di Gang Pandean itu luar biasa, karena dari sanalah lahir pemimpin besar republik ini,” imbuh Adi yang juga ketua DPC PDIP Surabaya.
Lihat Juga :