Dukung Efisiensi Energi dan Keberlanjutan, Pupuk Kaltim Mulai Revamping Pabrik Tertua di Bontang

Jum'at, 03 Mei 2024 - 17:27 WIB
loading...
Dukung Efisiensi Energi...
PT Pupuk Kaltim menunjukkan komitmennya dalam memimpin transformasi hijau industri pupuk dan petrokimia Indonesia dengan memulai proses pembaruan (revamping) pabrik tertuanya di Bontang. Foto/Ist
A A A
BONTANG - PT Pupuk Kalimantan Timur ( Pupuk Kaltim ) menunjukkan komitmennya dalam memimpin transformasi hijau industri pupuk dan petrokimia Indonesia dengan memulai proses pembaruan (revamping) pabrik tertuanya di Bontang, Kalimantan Timur. Dimulai dengan pemasangan tiang pancang perdana (first piling) pada hari ini, 3 Mei 2024, proyek ini ditargetkan selesai pada akhir 2025.

Revamping pabrik ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi energi dalam operasional pabrik, menciptakan produk yang lebih kompetitif, serta berkontribusi pada program dekarbonisasi pemerintah. Hal ini sejalan dengan komitmen Pupuk Kaltim untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060.

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, menekankan pentingnya keselamatan dalam proyek ini. "Keselamatan bukan sekadar persyaratan, namun merupakan nilai fundamental yang kami junjung tinggi. Ini adalah landasan operasi yang memandu setiap keputusan dan tindakan yang akan kami ambil," ujar Soesilo.

Upaya revamping ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk amonia dan urea eksisting Pupuk Kaltim di pasar global. Pabrik 2 yang telah beroperasi sejak tahun 1984 ini diperkirakan bisa meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi konsumsi gas, sehingga berdampak pada penurunan emisi CO2.

Baca Juga: Tekan Emisi Karbon, Begini Strategi Pupuk Kaltim

Selain revamping Pabrik 2, Pupuk Kaltim juga gencar menggagas berbagai inisiatif lain untuk mendukung pencapaian target dekarbonisasi, seperti pembangunan pabrik soda ash, community forest, dan pemanfaatan sumber-sumber energi terbarukan.

"Kami memohon doa dan dukungan agar seluruh proses pembangunan berjalan lancar dan selamat, sehingga kedepannya, Pupuk Kaltim bisa terus berinovasi dan melahirkan produk berkualitas dan berkelanjutan, seturut dengan peran kami sebagai pelopor transformasi hijau industri di Indonesia," tutup Soesilo.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gubernur Kaltim: Sejumlah...
Gubernur Kaltim: Sejumlah Item Renovasi Rumah Jabatan Gunakan Anggaran Pribadi
Tirta Bhagasasi Terapkan...
Tirta Bhagasasi Terapkan Efisiensi Energi, Layanan Air Bersih Dipastikan Tetap Jalan
Perkuat Implementasi...
Perkuat Implementasi ESG, LPCK Dorong Keberlanjutan Sosial dan Kepedulian Lingkungan
Akses Internet di Desa-desa...
Akses Internet di Desa-desa Terpencil Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Gubernur Kaltim Rudy...
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Terpilih Jadi Ketua APPSI, Ini Kiprahnya
Kaltim Gratiskan Biaya...
Kaltim Gratiskan Biaya Administrasi Perumahan bagi MBR, Ini Alasannya
Kolaborasi Strategis...
Kolaborasi Strategis Pegadaian dan Pupuk Kaltim: Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas
Hadapi Ketidakpastian...
Hadapi Ketidakpastian Global, Gajah Tunggal Andalkan Efisiensi dan Inovasi
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Rekomendasi
Bertambah, Jumlah Peserta...
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi 4 Orang
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jumhur Hidayat Sampaikan...
Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved