Dokter Forensik: Pola Luka di Kepala Brigadir RAT Sesuai Luka Tembak Tempel Senpi
Senin, 29 April 2024 - 16:46 WIB
loading...
A
A
A
Asri menerangkan, sebelum dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah Brigadir RAT, tim dokkes lebih dahulu melakukan rontgen dan pemeriksaan CT Scan pada bagian kepala jenazah. Adapun pemeriksaan GSR, rontgen, dan CT scan dilakukan pada malam itu juga dan selesai pada 26 April 2024. "Esok harinya kami lakukan pemeriksaan luar pada jenazah, secara lengkap oleh Tim Kedokteran Forensik RS Bhayangkara tingkat 1," jelasnya.
Baca juga: Jenazah Brigadir RAT Tak Diautopsi, Langsung Diterbangkan ke Manado dari RS Polri
Dari hasil pemeriksaan lengkap pada jenazah Brigadir RAT, kata Asri, ditemukan 1 buah luka tembak masuk pada pelipis kanan dan 1 buah luka tembak keluar pada pelipis kiri. Adapun luka-luka tersebut menurut pola lukanya sesuai dengan luka tembak tempel senjata api.
"Hasil rontgen menunjukkan tak ada anak peluru di dalam rongga kepala, sedangkan CT scan menunjukkan terdapat patah tulang-tukang kepala. Dilakukan pemeriksaan terhadap seluruh tubuh dan kami tak menemukan tanda kekerasan pada tubuh," katanya.
Baca juga: Jenazah Brigadir RAT Tak Diautopsi, Langsung Diterbangkan ke Manado dari RS Polri
Dari hasil pemeriksaan lengkap pada jenazah Brigadir RAT, kata Asri, ditemukan 1 buah luka tembak masuk pada pelipis kanan dan 1 buah luka tembak keluar pada pelipis kiri. Adapun luka-luka tersebut menurut pola lukanya sesuai dengan luka tembak tempel senjata api.
"Hasil rontgen menunjukkan tak ada anak peluru di dalam rongga kepala, sedangkan CT scan menunjukkan terdapat patah tulang-tukang kepala. Dilakukan pemeriksaan terhadap seluruh tubuh dan kami tak menemukan tanda kekerasan pada tubuh," katanya.
(cip)
Lihat Juga :