Dokter Forensik: Pola Luka di Kepala Brigadir RAT Sesuai Luka Tembak Tempel Senpi
Senin, 29 April 2024 - 16:46 WIB
loading...
Tim Dokter Forensik Pusdokkes Polri, dr. Asri membeberkan, hasil pemeriksaan jenazah Brigadir RAT terdapat luka tembak di bagian kepalanya, tepatnya di pelipis kanan dan kiri. Foto/MPI/jonathan simanjuntak
A
A
A
JAKARTA - Tim Dokter Forensik Pusdokkes Polri, dr. Asri membeberkan, hasil pemeriksaan jenazah Brigadir RAT terdapat luka tembak di bagian kepalanya, tepatnya di pelipis kanan dan kiri. Adapun pola luka itu sesuai dengan luka tembak tempel senjata api.
"Kami temukan 1 buah luka tembak masuk pada pelipis kanan dan 1 buah luka tembak keluar pada pelipis kiri. Luka-luka tersebur menurut pola lukanya sesuai dengan luka tembak tempel senjata api," ujarnya, Senin (29/4/2024).
Menurut Asri, jenazah Brigadir RAT di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur diantar oleh anggota Polsek Mampang pada 25 April 2024 sekitar pukul 22.00 WIB disertai adanya surat permintaan visum. Berdasarkan hasil pemeriksaan terdapat luka terbuka di bagian kepala, tepatnya di pelipis kanan dan kiri pada jenazah yang berusia sekitar 20-40 tahunan itu.
Baca juga: Terungkap, Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
"Kasus dengan luka tembak seperti ini kita akan melakukan koordinasi untuk permeriksaan GSR yang dilakukan oleh Tim Balistik Puslabfor Polri. Pemeriksaan pada tubuh jenazah kami tunda sampai pemeriksaan GSR oleh Tim Balistik Puslabfor Polri selesai dilakukan," tuturnya.
"Kami temukan 1 buah luka tembak masuk pada pelipis kanan dan 1 buah luka tembak keluar pada pelipis kiri. Luka-luka tersebur menurut pola lukanya sesuai dengan luka tembak tempel senjata api," ujarnya, Senin (29/4/2024).
Menurut Asri, jenazah Brigadir RAT di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur diantar oleh anggota Polsek Mampang pada 25 April 2024 sekitar pukul 22.00 WIB disertai adanya surat permintaan visum. Berdasarkan hasil pemeriksaan terdapat luka terbuka di bagian kepala, tepatnya di pelipis kanan dan kiri pada jenazah yang berusia sekitar 20-40 tahunan itu.
Baca juga: Terungkap, Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
"Kasus dengan luka tembak seperti ini kita akan melakukan koordinasi untuk permeriksaan GSR yang dilakukan oleh Tim Balistik Puslabfor Polri. Pemeriksaan pada tubuh jenazah kami tunda sampai pemeriksaan GSR oleh Tim Balistik Puslabfor Polri selesai dilakukan," tuturnya.
Lihat Juga :