alexametrics

Pohon Tumbang Timpa Truk, Lalu Lintas Jalur Pantura Semarang Macet

loading...
Pohon Tumbang Timpa Truk, Lalu Lintas Jalur Pantura Semarang Macet
Sebatang pohon tumbang menimpa truk di jalur pantura Kaligawe, Semarang, Jawa Tengah, hingga mengakibatkan arus lalu lintas macet parah. iNews.id/Taufik Budi
A+ A-
SEMARANG - Sebatang pohon tumbang menimpa truk di jalur pantura Kaligawe, Semarang, Jawa Tengah, hingga mengakibatkan arus lalu lintas macet parah. Kemacetan diperparah dengan banjir yang tak kunjung surut selama lebih dari dua pekan.

Peristiwa nahas itu menimpa truk tronton bernopol H 1889 BQ yang dikemudikan Suyatman warga Genuk Semarang. Truk melaju dari arah Semarang menuju Jepara untuk mengambil muatan.

Mendadak, pohon besar di dekat Jembatan Kalibabon roboh hingga menimpa bagian belakang truk. Suyatman pun bergegas keluar dari kabin kemudi untuk menyelamatkan diri.



"Tidak ada korban, sopir selamat. Pohon menimpa bagian belakang truk. Sementara kabin kemudi aman tidak tertimpa pohon," kata Kanit Lantas Polsek Genuk, AKP Subroto, saat dikonfirmasi, Selasa (18/12/2018).

Badan truk yang tertimpa pohon melintang di tengah jalan hingga menghambat arus lalu lintas dua arah. Polisi dibantu warga bekerja keras memotong batang kayu yang roboh dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas dari Dinas Pertamanan tiba di lokasi.

"Terjadi kemacetan karena jalan tertutup pohon tumbang yang melintang di jalur Semarang menuju Demak. Kita juga melakukan contra flow untuk mengurai kemacetan. Sementara untuk arus lalu lintas dari arah Demak dialihkan ke Jalan Wolter Monginsidi hingga Pedurungan Semarang," tambahnya.

Kepadatan arus lalu lintas di jalur pantura Semarang ini diperparah dengan genangan banjir setinggi 40 sentimeter. Banjir tak kunjung surut karena buruknya drainase ditambah intensitas hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak