Viral Bocah Perempuan Bertunangan di Sampang Madura, BKKBN Jatim Turun Tangan
Sabtu, 20 April 2024 - 08:53 WIB
loading...
Seorang bocah perempuan di bawah umur di Pulau Madura, Jawa Timur viral usai melakukan prosesi pertunangan. Foto/Tangkapan Layar
A
A
A
SAMPANG - Beredar seorang bocah perempuan yang melangsungkan prosesi lamaran, acara lamaran itu ternyata terjadi di Desa Darma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Bocah perempuan tersebut masih berusia sangat dini dan masih duduk di bangku SD. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur mendatangi langsung pihak keluarga untuk memberikan pembinaan.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Maria Ernawati mengatakan setelah di klarifikasi di Madura ini kebanyakan ada budaya untuk mengikat melalui pertunangan walaupun masih usia dini.
”Mungkin supaya ikatan kekeluargaan besar itu tetap utuh,” kata Maria kepada iNews Media Group, Jumat (19/4/2024).
Baca Juga: Heboh Bocah Perempuan di Sampang Madura Bertunangan, Begini Faktanya
Ia menegaskan bahwa prosesi itu hanya sekedar tunangan saja bukan acara pernikahan. “Pihak keluarga menyampaikan acara tersebut hanya sebatas pemikat saja namun pernikahanya akan di dilaksanakan setelah anak ini lulus kuliah,” ucapnya.
Erna berharap kepada Pemkab Sampang untuk terus memberikan sosialisasi tentang bahayanya pernikahan dini. ”Pembinaan itu haru dilakukan baik dari sisi kesehatan anak juga dengan faktor ekonomi,” ujarnya.
Bocah perempuan tersebut masih berusia sangat dini dan masih duduk di bangku SD. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur mendatangi langsung pihak keluarga untuk memberikan pembinaan.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Maria Ernawati mengatakan setelah di klarifikasi di Madura ini kebanyakan ada budaya untuk mengikat melalui pertunangan walaupun masih usia dini.
”Mungkin supaya ikatan kekeluargaan besar itu tetap utuh,” kata Maria kepada iNews Media Group, Jumat (19/4/2024).
Baca Juga: Heboh Bocah Perempuan di Sampang Madura Bertunangan, Begini Faktanya
Ia menegaskan bahwa prosesi itu hanya sekedar tunangan saja bukan acara pernikahan. “Pihak keluarga menyampaikan acara tersebut hanya sebatas pemikat saja namun pernikahanya akan di dilaksanakan setelah anak ini lulus kuliah,” ucapnya.
Erna berharap kepada Pemkab Sampang untuk terus memberikan sosialisasi tentang bahayanya pernikahan dini. ”Pembinaan itu haru dilakukan baik dari sisi kesehatan anak juga dengan faktor ekonomi,” ujarnya.
Lihat Juga :