alexametrics

Pilkades Rawan Kisruh, Calon Kades Diminta Legawa Jika Kalah

loading...
Pilkades Rawan Kisruh, Calon Kades Diminta Legawa Jika Kalah
Sebanyak 522 personel gabungan dari Polres, Kodim 0707/Wonosobo, Satpol PP, Brimob, dan Linmas diterjunkan untuk mengamankan TPS Pilkades Serentak di Wonosobo, Jawa Tengah. FOTO/IST
A+ A-
WONOSOBO - Polisi memetakan desa-desa yang rawan konflik pada perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Sebanyak 21 desa masuk dalam radar rawan konflik sehingga mendapat prioritas pengamanan.

Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras mengatakan, dari 265 desa dan kelurahan, terdapat 166 desa yang menggelar pilkades serentak pada Rabu (12/12/2018) besok. Sesuai pemetaan yang telah dilakukan ada 21 desa yang memiliki kerawanan konflik.

Waras berharap masing-masing calon kades siap menang dan kalah dalam kontestasi tersebut. Menurutnya, kerawanan yang perlu diantisipasi biasanya dari kompetisi calon-calon kades dan massa pendukungnya.



"Saya berharap calon kades yang terpilih agar tidak jumawa dan euforia berlebihan yang mungkin saja dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi calon yang kalah," kata Waras saat apel pergeseran pasukan di halaman Gerbang Mandala Wisata, Mendolo, Selasa (11/12/2018).

"Begitu juga bagi calon kades yang tidak terpilih harus bisa legawa dan menerima kekalahan dengan lapang dada agar situasi tetap kondusif," katanya seraya menambahkan, seluruh pasukan akan langsung ditempatkan ke masing-masing desa yang menggelar pilkades.

Sebanyak 522 personel gabungan dari Polres, Kodim 0707/Wonosobo, Satpol PP, Brimob, dan Linmas diterjunkan untuk mengamankan TPS. Selain itu juga terdapat penguatan sejumlah 3.055 personel Linmas desa juga turut membantu pengamanan di desa yang melaksanakan pilkades.

"522 personel gabungan ini terdiri dari 348 personel Polres yang terploting dalam pengamanan TPS atau desa yang melaksanakan pilkades maupun patroli. Sedangkan bantuan dari Brimob ada sekitar 60 personel untuk melakukan patroli di 5 zona dan akan bergabung dengan rekan-rekan TNI," katanya.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak