Tagihan BPJS Kesehatan Warga Tak Mampu Membengkak, Kadinkes Malang Dicopot

Kamis, 18 April 2024 - 15:59 WIB
loading...
Tagihan BPJS Kesehatan...
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang drg. Wiyanto Wijoyo mendadak dicopot dari jabatannya. Foto/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang drg. Wiyanto Wijoyo mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan Kadinkes Kabupaten Malang diduga akibat tagihan BPJS Kesehatan yang terlalu besar ke Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD).

Bupati Malang Sanusi membenarkan informasi pencopotan kepala dinas kesehatannya tersebut. Tapi pelanggaran berat yang dimaksudkan bukanlah korupsi, melainkan penggunaan APBD yang melebihi batas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

Penggunaan anggaran tersebut adalah tagihan BPJS Kesehatan untuk warga tidak mampu di Kabupaten Malang, membengkak sangat besar dan memberatkan Pemkab Malang.

Baca juga; 5.000 Kasus PMK di Kabupaten Malang Belum Tercatat

"Jadi yang bersangkutan diberhentikan karena ada pelanggaran disiplin, karena kinerjanya tidak sesuai dengan aturan penggunaan APBD. Karena kepala dinas dan bupati tidak boleh menggunakan APBD di luar ketentuan," kata Sanusi, saat ditemui di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (18/4/2024).

Sanusi juga mengatakan, jika Wiyanto saat ini juga akan diperiksa oleh Inspektorat Kabupaten Malang. Sementara jabatannya sebagai Kadinkes Kabupaten Malang akan dicopot dan diturunkan satu pangkat.

Di sisi lain, Plt Sekda Kabupaten Malang Nurman Ramdhansyah mengatakan, jika pencopotan Wiyanto sudah sesuai prosedur. Pencopotan ini juga dilakukan setelah mendapat laporan pemeriksaan oleh Inspektorat Kabupaten Malang.

“Kesalahan yang dilakukan terkait penggunaan anggaran BPJS karena melebihi pagu yang ditentukan oleh APBD. Jadi terjadi kelebihan mengakibatkan tagihan BPJS sebesar Rp87 miliar," jelasnya.

Baca juga; 7 Tempat Wisata di Kabupaten Malang Bakal Buka, Ini Daftarnya

Tagihan Rp8 miliar tersebut terjadi hanya dalam waktu tiga bulan saja pada bulan Februari, Maret, dan April 2024. Hal itu membuat Pemkab Malang menghentikan sementara pelayanan kesehatan BPJS untuk warga miskin di Kabupaten Malang sejak Juli 2024.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Malang, Nurcahyo mengungkapkan, Kadinkes Kabupaten Malang melakukan pelanggaran berat pada penggunaan APBD Kabupaten Malang. Jadi pencopotan jabatan dan penonaktifan selama 1 tahun adalah hal yang wajar.

"Tapi nanti akan dilakukan evaluasi lagi atas kesalahan sehingga terjadinya tagihan yang melebihi dari ketentuan," pungkasnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabar Baik, RS Kardiologi...
Kabar Baik, RS Kardiologi Emirates Indonesia Solo Kini Layani Pasien BPJS Kesehatan
Ditemui Prabowo, Pekerja...
Ditemui Prabowo, Pekerja Serabutan di Bantaran Rel Pasar Senen Temukan Asa Tinggal di Rusun
Wabup Batang Suyono...
Wabup Batang Suyono Rutin Bagikan 200 Paket Takjil dan Sembako
Pemprov Kalteng Tanggung...
Pemprov Kalteng Tanggung Iuran BPJS Kesehatan 650.000 Warga Tidak Mampu
LBH Salemba Akan Laporkan...
LBH Salemba Akan Laporkan Wali Kota Denpasar, Ini Alasannya
Polemik PBI JK, Aktivis...
Polemik PBI JK, Aktivis Akan Laporkan Wali Kota Denpasar ke Polisi
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
Rekomendasi
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved