Gunung Ruang Erupsi, Keluarkan Awan Panas dan Hujan Batu
Rabu, 17 April 2024 - 21:56 WIB
loading...
A
A
A
BPBD melakukan Kaji cepat, evakuasi dan penyiapan sarana evakuasi di Kecamatan Tagulandang. Masyarakat yang ada di Desa Patologi dan Desa Pumpente di lokasi terdampak Desa Pumpente dan Desa Patologi di Kecamatan Tagulandang dievakuasi ke Kecamatan Tagulandang.
Proses evakuasi menggunakan 2 unit kapal Ferry (KMP Lokong Banua dan KMP Lohoraung ditambah dengan perahu penyeberangan milik warga. Pemerintah daerah telah mempersiapkan personel di lapangan terdiri dari BPBD, perangkat Kecamatan Tagulandang, perangkat Kampung, Kelurahan, SatPol PP, Damkar dan Dinkes dengan total sebanyak 30 personel.
Basarnas Manado juga sudah tiba di Tagulandang dengan KM. BIMASENA dengan kekuatan personil 20 (ABK 15, Rescuer 5). Kasi ops Basarnas Manado, Jendry Paendong mengatakan malam ini gunung ruang mengeluarkan api dan lahar yang turun dari puncak gunung.
Baca juga; Status Gunung Ruang Sulut Naik ke Level Waspada, Ini Penyebabnya
“Letusan gunung mengeluarkan batu kecil yang terlontar sampai ke dermaga Tagulandang tempat kapal Basarnas berlabuh sehingga kami keluar dari pelabuhan," kata Jendry, Rabu (17/4/2024). Hingga saat ini kata Jendry, aktivitas Gunung Ruang masih terus mengalami peningkatan.
Proses evakuasi menggunakan 2 unit kapal Ferry (KMP Lokong Banua dan KMP Lohoraung ditambah dengan perahu penyeberangan milik warga. Pemerintah daerah telah mempersiapkan personel di lapangan terdiri dari BPBD, perangkat Kecamatan Tagulandang, perangkat Kampung, Kelurahan, SatPol PP, Damkar dan Dinkes dengan total sebanyak 30 personel.
Basarnas Manado juga sudah tiba di Tagulandang dengan KM. BIMASENA dengan kekuatan personil 20 (ABK 15, Rescuer 5). Kasi ops Basarnas Manado, Jendry Paendong mengatakan malam ini gunung ruang mengeluarkan api dan lahar yang turun dari puncak gunung.
Baca juga; Status Gunung Ruang Sulut Naik ke Level Waspada, Ini Penyebabnya
“Letusan gunung mengeluarkan batu kecil yang terlontar sampai ke dermaga Tagulandang tempat kapal Basarnas berlabuh sehingga kami keluar dari pelabuhan," kata Jendry, Rabu (17/4/2024). Hingga saat ini kata Jendry, aktivitas Gunung Ruang masih terus mengalami peningkatan.
(wib)
Lihat Juga :