Status Gunung Ruang Sulut Naik ke Level Waspada, Ini Penyebabnya
Selasa, 16 April 2024 - 16:23 WIB
loading...
Status Gunung Ruang di Sitaro, Sulawesi Utara naik dari level I (normal) menjadi level II (waspada) per Selasa (16/4/2024). Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
SITARO - Status Gunung Ruang di Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara naik dari level I (normal) menjadi level II (waspada) per Selasa (16/4/2024).
![Status Gunung Ruang Sulut Naik ke Level Waspada, Ini Penyebabnya]()
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan peningkatan status ini berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas vulkanik pada Gunung Ruang.
Baca juga: Status Gunung Ruang Naik Jadi Waspada, Radius 1,5 Km dari Kawah Terlarang Bagi Warga
"Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah mulai teramati pada pagi hari tanggal 16 April dengan ketinggian 200-500 m. Warna asap putih tebal. Angin lemah hingga sedang ke arah selatan dan barat. Suhu udara sekitar 26-32°C," tulis PVMBG dalam keterangan resminya, Selasa (16/7/2024).
PVMBG mencatat pada periode 1 hingga 15 April 2024, kegempaan yang tercatat di Gunung Ruang sebanyak 210 kali gempa Vulkanik Dalam (VTA), 3 kali gempa Tektonik Lokal, dan 163 kali gempa tektonik jauh.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan peningkatan status ini berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas vulkanik pada Gunung Ruang.
Baca juga: Status Gunung Ruang Naik Jadi Waspada, Radius 1,5 Km dari Kawah Terlarang Bagi Warga
"Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah mulai teramati pada pagi hari tanggal 16 April dengan ketinggian 200-500 m. Warna asap putih tebal. Angin lemah hingga sedang ke arah selatan dan barat. Suhu udara sekitar 26-32°C," tulis PVMBG dalam keterangan resminya, Selasa (16/7/2024).
PVMBG mencatat pada periode 1 hingga 15 April 2024, kegempaan yang tercatat di Gunung Ruang sebanyak 210 kali gempa Vulkanik Dalam (VTA), 3 kali gempa Tektonik Lokal, dan 163 kali gempa tektonik jauh.
Lihat Juga :