Bahan Kimia Pembuat Ekstasi Milik Fredy Pratama Disamarkan untuk Kebutuhan Pertanian
Senin, 08 April 2024 - 13:25 WIB
loading...
A
A
A
Dari temuan itu pihaknya mengkoordinasikan dengan Direktorat Interdiksi Narkotika Kantor Pusat Bea Cukai dan Ditipidnarkoba Bareskrim Polri untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut.
"Adanya kolaborasi tersebut kemudian dikembangkan sampai 4 bulan sehingga ditemukanlah Clandestine Lab di Sunter ini," kata Gatot.
Diketahui, sebanyak 4 orang ditangkap polisi dari sebuah rumah yang dijadikan pabrik narkoba atau Clandestine Lab jaringan bandar narkotika Fredy Pratama di Taman Sunter Agung 2, Jakarta Utara.
Empat tersangka yakni A alias D seorang laki-laki, R laki-laki, C laki-laki, dan G laki-laki. Polisi masih memburu 2 DPO yakni Fredy Pratama alias Amang/Aming/Eskobar dan D alias G.
Barang bukti yang disita dari pabrik rumahan yakni uang tunai Rp34.970.000, ekstasi 7.800 butir, handphone, mesin cetak ekstasi, ratusan kilogram bahan baku yang siap cetak, bahan adonan dan alat pendukung pembuatan ekstasi lainnya.
"Adanya kolaborasi tersebut kemudian dikembangkan sampai 4 bulan sehingga ditemukanlah Clandestine Lab di Sunter ini," kata Gatot.
Diketahui, sebanyak 4 orang ditangkap polisi dari sebuah rumah yang dijadikan pabrik narkoba atau Clandestine Lab jaringan bandar narkotika Fredy Pratama di Taman Sunter Agung 2, Jakarta Utara.
Empat tersangka yakni A alias D seorang laki-laki, R laki-laki, C laki-laki, dan G laki-laki. Polisi masih memburu 2 DPO yakni Fredy Pratama alias Amang/Aming/Eskobar dan D alias G.
Barang bukti yang disita dari pabrik rumahan yakni uang tunai Rp34.970.000, ekstasi 7.800 butir, handphone, mesin cetak ekstasi, ratusan kilogram bahan baku yang siap cetak, bahan adonan dan alat pendukung pembuatan ekstasi lainnya.
(jon)
Lihat Juga :