Menikmati Segarnya Ikan Bakar Sambal Pesisir di Bandung
Senin, 17 Agustus 2020 - 10:20 WIB
loading...
Menikmati Segarnya Ikan Bakar Sambal Pesisir di Bandung. Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG - Bandung dikenal akan keragaman kulinernya. Tak hanya penganan olahan berbahan terigu, aci, tepung beras, atau lainnya. Tetapi juga mengolah makanan memanfaatkan kekayaan maritim Indonesia.
Salah satu tempat kuliner yang cukup mencolok di Bandung adalah Ikan Bakar Sambal Pesisir. Kendati terkesan tempat makan di pinggiran laut, resto ini bisa ditemui di Kota Bandung , tepatnya di Jalan Buahbatu dan Cilaki.
Sesuai dengan namanya, resto ini menawarkan ikan hasil tangkapan nelayan lokal. Seperti ikan barakuda, tongkol, cakalang, kerapu, kakap merah, udang, dan lainnya. Semua ikan tersebut khusus diambil dari nelayan di Karawang, Jawa Barat.
Yang menarik, ikan yang disajikan di resto ini menawarkan makanan fresh. Ini dilakukan agar rasa ikan laut tetap terjaga, tekstur bagus, dan lezat ketika dinikmati.
Bahkan, owner Ikan Bakar Sambal Pesisir, Anita Pramitha enggan menyetok ikan dalam jumlah banyak. Dia mengaku, maksimal ikan hanya disimpan 3 hari pada suhu tertentu.
"Semua proses memasak ikan dilakukan dengan cara dibakar. Tidak ada digoreng. Kemudian kami masak dengan bumbu khusus. Selain hasilnya enak, ikan juga enggak bau amis," jelas dia.
Untuk sambal, resto ini menawarkan dua varian, yaitu sambal ijo dan merah. Untuk sambal merah, semua bahan dimasak, tapi tidak terlalu pedas. Berbeda dengan sambal ijo, berbahan cabai mentah, ditambah sereh dan bumbu khusus. Sambal ini lebih pedas.
Salah satu tempat kuliner yang cukup mencolok di Bandung adalah Ikan Bakar Sambal Pesisir. Kendati terkesan tempat makan di pinggiran laut, resto ini bisa ditemui di Kota Bandung , tepatnya di Jalan Buahbatu dan Cilaki.
Sesuai dengan namanya, resto ini menawarkan ikan hasil tangkapan nelayan lokal. Seperti ikan barakuda, tongkol, cakalang, kerapu, kakap merah, udang, dan lainnya. Semua ikan tersebut khusus diambil dari nelayan di Karawang, Jawa Barat.
Yang menarik, ikan yang disajikan di resto ini menawarkan makanan fresh. Ini dilakukan agar rasa ikan laut tetap terjaga, tekstur bagus, dan lezat ketika dinikmati.
Bahkan, owner Ikan Bakar Sambal Pesisir, Anita Pramitha enggan menyetok ikan dalam jumlah banyak. Dia mengaku, maksimal ikan hanya disimpan 3 hari pada suhu tertentu.
"Semua proses memasak ikan dilakukan dengan cara dibakar. Tidak ada digoreng. Kemudian kami masak dengan bumbu khusus. Selain hasilnya enak, ikan juga enggak bau amis," jelas dia.
Untuk sambal, resto ini menawarkan dua varian, yaitu sambal ijo dan merah. Untuk sambal merah, semua bahan dimasak, tapi tidak terlalu pedas. Berbeda dengan sambal ijo, berbahan cabai mentah, ditambah sereh dan bumbu khusus. Sambal ini lebih pedas.
Lihat Juga :