Terlilit Utang dan Perlu Biaya Nikah, Kakak Beradik di Malang Merampok dan Bunuh Tetangga
Rabu, 03 April 2024 - 15:10 WIB
loading...
A
A
A
"Para tersangka ini melakukan pencurian dengan kekerasan melihat pada situasi yang sepi," kata Wakapolres Malang.
Baca juga: 2 Terduga Pelaku Perampokan Tewaskan Lansia di Malang Ternyata Tetangga Korban
Di sisi lain Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat menjelaskan, jika utang sebesar Rp5 juta yang dimiliki oleh Wakhid Hasyim, sementara adiknya Iqbal Faisal berencana hendak menikah dalam beberapa bulan ke depan, sehingga keduanya terhimpit kebutuhan uang.
"Hasil pemeriksaan yang bersangkutan memang perlu untuk pernikahannya, dan juga yang bersangkutan memiliki utang, tidak banyak sebesar Rp5 juta saja, untuk kebutuhan sehari-hari, yang mau menikah adiknya," ujar Gandha Syah Hidayat, mendampingi Wakapolres Malang.
Gandha menerangkan, hasil Rp700 ribu dari merampok Esther tetangganya itu sudah digunakan keduanya untuk kebutuhan sehari-hari, dan seluruh uangnya sudah habis.
"Uang (hasil pencurian) sudah habis dipakai kebutuhan sehari-hari. (Yang kebutuhan menikah) Menurut pengakuan hanya untuk berjaga-jaga saja, (menikah untuk) beberapa bulan ke depan, sudah dalam berapa bulan ke depan," pungkasnya.
Baca juga: 2 Terduga Pelaku Perampokan Tewaskan Lansia di Malang Ternyata Tetangga Korban
Di sisi lain Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat menjelaskan, jika utang sebesar Rp5 juta yang dimiliki oleh Wakhid Hasyim, sementara adiknya Iqbal Faisal berencana hendak menikah dalam beberapa bulan ke depan, sehingga keduanya terhimpit kebutuhan uang.
"Hasil pemeriksaan yang bersangkutan memang perlu untuk pernikahannya, dan juga yang bersangkutan memiliki utang, tidak banyak sebesar Rp5 juta saja, untuk kebutuhan sehari-hari, yang mau menikah adiknya," ujar Gandha Syah Hidayat, mendampingi Wakapolres Malang.
Gandha menerangkan, hasil Rp700 ribu dari merampok Esther tetangganya itu sudah digunakan keduanya untuk kebutuhan sehari-hari, dan seluruh uangnya sudah habis.
"Uang (hasil pencurian) sudah habis dipakai kebutuhan sehari-hari. (Yang kebutuhan menikah) Menurut pengakuan hanya untuk berjaga-jaga saja, (menikah untuk) beberapa bulan ke depan, sudah dalam berapa bulan ke depan," pungkasnya.
Lihat Juga :