Sosok Mbah Lasiyo, Petani yang Dijuluki Profesor Pisang dari Bantul
Rabu, 03 April 2024 - 14:22 WIB
loading...
A
A
A
Tak ingin terus berlarut dalam keterpurukan, Lasiyo mengusulkan kepada kepala desa agar warga menanam pisang. Tujuannya, selain bisa dijual, tanaman pisang cenderung lebih gampang untuk dibudidayakan.
"Saya punya ide yang paling murah, mudah dan meriah itu menanam pisang. Boleh dikatakan bibitnya pun ada di sekitar lingkungan. Beda dengan jagung atau padi," sambungnya.
Baca juga: Peserta Event Motor Trail Tumila Leutak Rusak Kebun Pisang Petani, Warganet Geram
Ide Mbah Lasiyo itupun rupanya disambut baik oleh kepala desa hingga dirinya dan warga sekitar mendapatkan bantuan. Usahanya itu semakin gencar hingga bisa membudidayakan puluhan varietas pisang.
Setidaknya, ada sekitar 15 varietas pisang yang saat ini dibudidayakan oleh Mbah Lasiyo. Bibit-bibit itu kemudian ia pasarkan ke sejumlah daerah di Indonesia.
Bukan hanya andal dalam membuat bibit, Mbah Lasiyo mengaku kerap melakukan uji coba menciptakan kreasi pupuk organik secara mandiri. Bahkan, ia sampai dijuluki sebagai profesor pisang oleh sebagian orang.
"Saya punya ide yang paling murah, mudah dan meriah itu menanam pisang. Boleh dikatakan bibitnya pun ada di sekitar lingkungan. Beda dengan jagung atau padi," sambungnya.
Baca juga: Peserta Event Motor Trail Tumila Leutak Rusak Kebun Pisang Petani, Warganet Geram
Ide Mbah Lasiyo itupun rupanya disambut baik oleh kepala desa hingga dirinya dan warga sekitar mendapatkan bantuan. Usahanya itu semakin gencar hingga bisa membudidayakan puluhan varietas pisang.
Setidaknya, ada sekitar 15 varietas pisang yang saat ini dibudidayakan oleh Mbah Lasiyo. Bibit-bibit itu kemudian ia pasarkan ke sejumlah daerah di Indonesia.
Bukan hanya andal dalam membuat bibit, Mbah Lasiyo mengaku kerap melakukan uji coba menciptakan kreasi pupuk organik secara mandiri. Bahkan, ia sampai dijuluki sebagai profesor pisang oleh sebagian orang.
Lihat Juga :