Libur Panjang di Tengah Pandemi Covid-19, Jalur Puncak Macet hingga 10 KM
Minggu, 16 Agustus 2020 - 16:05 WIB
loading...
Ribuan kendaraan bermotor terjebak kemacetan hingga 10 Km di jalur Puncak, Bogor.Foto/SINDOnews/Haryudi
A
A
A
JAKARTA - Libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan libur Hari Kemerdekaan ke-75 RI banyak dimanfaatkan warga untuk berkunjung ke tempat wisata di kawasan Puncak , Bogor, Jawa Barat. Akibatnya kemacetan hingga 10 Km pun terjadi di kawasan berhawa sejuk tersebut.
Berdasarkan pantauan, sejak kemarin Sabtu (15/08/2020) hingga pukul 15.00 Minggu (16/08/2020), arus lalu lintas di jalur Puncak, masih di dominasi kendaraan berpelat B yang dari arah Jakarta menuju Puncak. Kemacetan panjang hingga 10 Km, baik dari arah Jakarta-Puncak maupun sebaliknya, tak bisa dihindari.
Sistem one way (satu arah) yang kerap dijadikan solusi oleh jajaran Satlantas Polres Bogor juga tak efektif, arus lalu lintas terlihat mencair hanya sekitar kawasan simpang Gadog, Pasir Muncang dan Pasir Angin saja. Selebihnya di Simpang Megamendung, Cipayung Datar, Taman Safari, Taman Wisata Matahari hingga masjid At-Ta'awun malah padat, akibat banyak kendaraan yang melambung.
Bahkan, dampak dari one way yang dilakukan sejak pukul 12.00 WIB hingga saat ini pukul 15.19 WIB masih berlangsung membuat antrean penumpukan kendaraan dari jalan tol Ciawi maupun arteri Tajur (Kota Bogor)-Pasar Ciawi (Kabupaten Bogor), cukup panjang.Jalur alternatif menuju Puncak, mulai di Pandan Sari dan bendungan juga dipadati kendaraan roda empat dan roda dua.
"Ini parah banget, enggak ada petugas di Simpang Ciawi maupun Bendungan, akibatnya macet parah di semua jalur," ujar Hadi (45) warga Caringin, Kabupaten Bogor saat ditemui di kawasan SPBU Ciawi, Minggu (16/08/2020). (Baca: Kadishub DKI Klaim Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Tidak Ada Kerumunan)
Berdasarkan pantauan, sejak kemarin Sabtu (15/08/2020) hingga pukul 15.00 Minggu (16/08/2020), arus lalu lintas di jalur Puncak, masih di dominasi kendaraan berpelat B yang dari arah Jakarta menuju Puncak. Kemacetan panjang hingga 10 Km, baik dari arah Jakarta-Puncak maupun sebaliknya, tak bisa dihindari.
Sistem one way (satu arah) yang kerap dijadikan solusi oleh jajaran Satlantas Polres Bogor juga tak efektif, arus lalu lintas terlihat mencair hanya sekitar kawasan simpang Gadog, Pasir Muncang dan Pasir Angin saja. Selebihnya di Simpang Megamendung, Cipayung Datar, Taman Safari, Taman Wisata Matahari hingga masjid At-Ta'awun malah padat, akibat banyak kendaraan yang melambung.
Bahkan, dampak dari one way yang dilakukan sejak pukul 12.00 WIB hingga saat ini pukul 15.19 WIB masih berlangsung membuat antrean penumpukan kendaraan dari jalan tol Ciawi maupun arteri Tajur (Kota Bogor)-Pasar Ciawi (Kabupaten Bogor), cukup panjang.Jalur alternatif menuju Puncak, mulai di Pandan Sari dan bendungan juga dipadati kendaraan roda empat dan roda dua.
"Ini parah banget, enggak ada petugas di Simpang Ciawi maupun Bendungan, akibatnya macet parah di semua jalur," ujar Hadi (45) warga Caringin, Kabupaten Bogor saat ditemui di kawasan SPBU Ciawi, Minggu (16/08/2020). (Baca: Kadishub DKI Klaim Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Tidak Ada Kerumunan)

Lihat Juga :