Bey Machmudin Pastikan Pembebasan Tol Dalam Kota Bandung Ditanggung Pusat
Jum'at, 29 Maret 2024 - 13:49 WIB
loading...
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin memastikan, pembebasan lahan proyek BIUTR ditanggung oleh pemerintah pusat. Foto/ilustrasi/Dok.MPI
A
A
A
BANDUNG - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin memastikan, pembebasan lahan proyek Bandung Intra Urban Tol Road (BIUTR) ditanggung oleh pemerintah pusat.
Menurut Bey, Tol Dalam Kota Bandung itu masuk ke dalam menjadi bagian Proyek Strategis Nasional (PSN) bersama jalan akses Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang.
Baca juga: Tol Arah Bandung Padat, Tanda Libur Panjang?
"Sudah masuk PSN, artinya ada fasilitas seperti pembebasan lahan itu menjadi kewenangan dari pusat. Kan selalu kendala itu pembebasan lahan, dengan masuk PSN itu nanti diselesaikan pemerintah pusat," ujar Bey dalam keterangannya dikutip Jumat (29/3/2024).
Bey mengaku, terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat realisasi pembangunan BIUTR. Harapannya, proyek tersebut bisa mulai berjalan tahun ini.
"Kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga Kementerian PUPR untuk hal apa yang bisa kami siapkan agar lebih cepat lagi pelaksanaannya dan sosialisasi kepada masyarakat," jelasnya.
Menurut Bey, Tol Dalam Kota Bandung itu masuk ke dalam menjadi bagian Proyek Strategis Nasional (PSN) bersama jalan akses Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang.
Baca juga: Tol Arah Bandung Padat, Tanda Libur Panjang?
"Sudah masuk PSN, artinya ada fasilitas seperti pembebasan lahan itu menjadi kewenangan dari pusat. Kan selalu kendala itu pembebasan lahan, dengan masuk PSN itu nanti diselesaikan pemerintah pusat," ujar Bey dalam keterangannya dikutip Jumat (29/3/2024).
Bey mengaku, terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat realisasi pembangunan BIUTR. Harapannya, proyek tersebut bisa mulai berjalan tahun ini.
"Kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga Kementerian PUPR untuk hal apa yang bisa kami siapkan agar lebih cepat lagi pelaksanaannya dan sosialisasi kepada masyarakat," jelasnya.
Lihat Juga :