Gunung Marapi Erupsi, Aktivitas 4,5 Km dari Puncak Dilarang
Jum'at, 29 Maret 2024 - 10:42 WIB
loading...
Gunung Marapi kembali mengalami erupsi pada Jumat (29/3/2024) pukul 07.35 WIB. PVMBG mencatat kolom letusan teramati kurang lebih 500 meter di atas puncak. Foto/PVMBG
A
A
A
TANAH DATAR - Gunung Marapi kembali mengalami erupsi pada Jumat (29/3/2024) pukul 07.35 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat kolom letusan teramati kurang lebih 500 meter di atas puncak.
Diketahui, Gunung Marapi terletak di Tanah Datar dan Agam, Sumatera Barat dengan posisi geografis di Latitude -0.381°LU, Longitude 100.473°BT dan memiliki ketinggian 2891 mdpl.
Baca juga: Gunung Marapi Meletus, Penerbangan di Bandara Minangkabau Lumpuh
“Terjadi erupsi Gunung Marapi pada hari Jumat, 29 Maret 2024, pukul 07.35 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 500 m di atas puncak (± 3.391 m di atas permukaan laut),” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Marapi, Indra Saputra.
Indra melaporkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung
Sementara itu, PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki, pengunjung, wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4,5 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.
Selain itu, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran, bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
Diketahui, Gunung Marapi terletak di Tanah Datar dan Agam, Sumatera Barat dengan posisi geografis di Latitude -0.381°LU, Longitude 100.473°BT dan memiliki ketinggian 2891 mdpl.
Baca juga: Gunung Marapi Meletus, Penerbangan di Bandara Minangkabau Lumpuh
“Terjadi erupsi Gunung Marapi pada hari Jumat, 29 Maret 2024, pukul 07.35 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 500 m di atas puncak (± 3.391 m di atas permukaan laut),” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Marapi, Indra Saputra.
Indra melaporkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung
Sementara itu, PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki, pengunjung, wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4,5 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.
Selain itu, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran, bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
Lihat Juga :