Modus Pelaku Yakinkan Korban Beli Paket Haji Furoda, Iming-iming Fasilitas Mewah
Selasa, 26 Maret 2024 - 19:24 WIB
loading...
A
A
A
Dia menerangkan pelaku juga menjanjikan tentang apartemen transit, akomodasi, konsumsi, dan transportasi full selama pelaksanaan haji, city tour Mekkah dan Madinah, air zam-zam 5 liter, bimbingan manasik dan pendamping, lalu, fasilitas berbagai perlengkapan haji, antara lain koper, tas, seragam batik, kain ihram, mukena, kerudung, id card hingga fasilitas airport tax dan handling bagasi," paparnya.
Lanjut Ade, korban pun melakukan pembayaran secara bertahap Rp260 juta. Namun, saat hari H pemberangkatan, semua fasilitas yang dijanjikan itu tak didapatkan korban, korban tidak mendapatkan tiket langsung direct dari Jakarta ke Saudi, melainkan transit di Malaysia, lalu diberangkatkan lagi ke Riyadh, hingga dari Riyadh ke Jeddah menggunakan bus atau jalur darat.
Baca juga: Haji Furoda Bodong Terbongkar, 45 Calhaj Dideportasi dan Tertipu Rp4,6 Miliar
"Yang didapat hanya perlengkapan haji koper seragam mukena ID, yang lain-lainnya itu tidak didapatkan oleh korban. Begitu juga fasilitas transportasi dan akomodasi selama di Mekkah, ini korban bahkan mencari sendiri, mengeluarkan uang pribadi selama terus-menerus proses ibadah haji sampai dengan pulang ke Tanah Air, padahal janjinya tidak seperti itu berdasarkan temuan penyidik," tandasnya.
Lanjut Ade, korban pun melakukan pembayaran secara bertahap Rp260 juta. Namun, saat hari H pemberangkatan, semua fasilitas yang dijanjikan itu tak didapatkan korban, korban tidak mendapatkan tiket langsung direct dari Jakarta ke Saudi, melainkan transit di Malaysia, lalu diberangkatkan lagi ke Riyadh, hingga dari Riyadh ke Jeddah menggunakan bus atau jalur darat.
Baca juga: Haji Furoda Bodong Terbongkar, 45 Calhaj Dideportasi dan Tertipu Rp4,6 Miliar
"Yang didapat hanya perlengkapan haji koper seragam mukena ID, yang lain-lainnya itu tidak didapatkan oleh korban. Begitu juga fasilitas transportasi dan akomodasi selama di Mekkah, ini korban bahkan mencari sendiri, mengeluarkan uang pribadi selama terus-menerus proses ibadah haji sampai dengan pulang ke Tanah Air, padahal janjinya tidak seperti itu berdasarkan temuan penyidik," tandasnya.
(kri)
Lihat Juga :